Baru Lulus, Siswa SMKN 2 Ponorogo, diterima Bekerja di PT Top N Top Wonogiri
![]() |
| Kepala SMKN 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani, M.Pd berikan motivasi kepada siswa |
PONOROGO (JI) - SMKN 2 Ponorogo kedatangan PT TOP N TOP yang berada di kota Wonogiri Jawa tengah dalam rangka memberikan Diklat dan pelatihan terhadap 53 siswa tata busana yang direkrut sebagai karyawannya, Diklat sendiri di laksanakan di aula lantai 2 gedung SMKN 2 Ponorogo.( Selasa, 14/06/2022).
Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, perwakilan Komite, perwakilan dari Cabdindik Provinsi Jawa timur wilayah Ponorogo-Magetan, Kepala SMKN 2 Ponorogo bersama bapak ibu guru, wali murid dan 53 siswa-siswi peserta Diklat.
Kepala SMKN 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka Diklat operator garmen oleh BKK dan PT Top N Top Aparel dari Wonogiri sampai 5 hari ke depan,"terangnya.
Untuk orang tua wali siswa kami ucapkan terimakasih telah hadir, mohon maaf tidak bisa mengundang dalam acara purnawiyata, anak anak yang sudah direkrut oleh top n top selamat mengikuti diklat, dan kami mohon doa kepada bapak ibu supaya lebih mantap melepaskan anak ana,"jelasnya.
Diklat ini terselenggara berkat kerjasama antara sekolah yg diwakili oleh waka humas, bkk dengan pihak industri. Sehingga hari ini Industri mau datang ke sekolah untuk melakukan Perekrutan dan Pelatihan. Pelatihan ini penting sekali diadakan sebelum mereka diterjunkan ke Industri yang sebenarnya,"tandasnya.
Lebih lanjut Farida Hanim Handayani menerangkan pihak Industri datang ke sekolah untuk memberi pelatihan ke siswa bidang Operator Garment. Hal ini wujud dari Implementasi Program 8 + i Kemendikbud. Disamping itu Perusahaan Top n Top Aparel juga sudah bersedia mewujudkan program "i" kemendikbud dengan memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dari Tata Busana,"ujarnya
Pun Farida juga berpesan kepada para peserta Diklat Selama Belajar disini selalu kami kawal, pembelajaran best learning, kami berpesan 5 R yaitu rajin ringkas, rapi, resik, rawat harus melekat pada anak-anak, ini merupakan budaya industri, madep mantep pada alatnya, pada mesinnya, budaya 5R tidak hanya di hafal tapi harus di laksanakan.
Sementara itu Bartje Reniban HRD PT TOP N TOP APAREL Mengucapkan terimakasih banyak kepada orang tua yang telah memberikan ijin kepada anak anak untuk mengikuti pelatihan pada hari ini, terimakasih juga kepada anak anak yang sudah mau bergabung dengan kami,"ucapnya.
"Anak anak ini nanti akan kita penuhi hak hak normal karyawan, saat ini UMK Kabupaten Wonogiri Rp. 1,839.000 di luar upah lembur dan insentif, pelatihan pada hari ini tujuan mempersiapkan anak anak pada saat nanti bekerja, pada Skill dan kompetensi yang dimilikinya, kerja sama dengan sekolah 8+i akan kami terapkan kepada SMKN 2 Ponorogo,"ujarnya.
"Di tahun depan kami akan berikan beasiswa di tekstil di solo, yaitu kuliah terkait pertekstilan, setelah kuliah akan bisa bekerja, kuliah statusnya karyawan, selesai pelatihan akan kami jemput di sekolah untuk di bawa ke industri hari kerja Senin-Jum'at, karyawan boleh kuliah kami ijinkan ruangan di perusahaan untuk kuliah, baik untuk zoom dan tatap muka,"tambahnya.
Sementara itu Sumarwan, ST,. MT Pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan wilayah Ponorogo-Magetan menyambut baik atas kerjasama SMKN 2 Ponorogo dengan PT TOP N TOP APAREL.
"Kepada bapak ibu tolong ini di dorong putrinya agar diberi keleluasaan untuk mengangkat karirnya, anak anak biar bekerja dan bisa melanjutkan kuliah, mendorong memberi semangat jika berangkat bekerja biar lepas, untuk anak- anak ini kesempatan istimewa baru dua minggu lulus sudah ada rekrutmen dari PT TOP N TOP APAREL,"tegasnya.
"Bekerjalah dengan baik, karakter dari sekolah kembangkan, disiplin, tidak sombong dan selalu berdoa kepada Tuhan agar semua lancar, bekerja sambil berinovasi, mau mengembangkan biar tidak akan membosankan. "Kami dan bapak ibu guru mendoakan agar anak anak nanti jadi orang yang sukses,"pungkasnya. (Ari FS)




