[JI] NEWS >>>

Khotmil Qur’an dan Ziarah Makam Warnai Bersih Kelurahan Surodikraman “Surodikraman Guyub Rukun”

PONOROGO (JI) – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai rangkaian kegiatan Bersih Kelurahan Surodikraman bertajuk “Surodikraman Guyub Rukun”, yang diawali dengan khotmil Qur’an dan dilanjutkan ziarah makam para leluhur, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perangkat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat,  pemuda, Polsek dan Koramil kota, serta panitia bersih Desa Kelurahan Surodikraman. Acara berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama demi keselamatan, ketenteraman, dan kemajuan masyarakat Surodikraman.

Khotmil Qur’an digelar di balai kelurahan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara bergantian oleh para hafidz dan jamaah. Setelah doa khotmil selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah makam ke makam para sesepuh dan leluhur desa.

Plt. Lurah Surodikraman Dhetty Prasetya Widyaningrum, ST, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi bersih kelurahan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, namun menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga.

“Melalui kegiatan khotmil Qur’an dan ziarah makam ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, menghormati jasa para leluhur, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat ‘Surodikraman Guyub Rukun’ harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh rangkaian Bersih Kelurahan tahun 2026 dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Heru Trimawan, S.Pd salah satu tokoh masyarakat mengatakan tradisi khotmil Qur’an dan ziarah makam menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Ponorogo yang sarat nilai religius dan gotong royong.

“Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk doa bersama agar masyarakat Surodikraman selalu diberikan keamanan, kesehatan, dan rezeki yang berkah,” katanya.

Rangkaian Bersih Kelurahan Surodikraman tahun ini rencananya juga akan dimeriahkan dengan kirab budaya Gedang Sewu serta penampilan Reog Songgo Budoyo yang menjadi hiburan sekaligus pelestarian budaya lokal. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar