Semarak HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Ponorogo ke-530, Kelurahan Tonatan Gelar Jalan Santai dan Pagelaran Seni Reyog
PONOROGO (JI) – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 terasa meriah di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Seluruh warga diajak berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang mengedepankan kebersamaan, kesehatan, sekaligus pelestarian budaya lokal.
Kemeriahan dimulai sejak Minggu pagi dengan kegiatan jalan santai yang diikuti warga Kelurahan Tonatan dari berbagai kalangan. Dengan penuh antusias, masyarakat berjalan bersama menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah kelurahan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana semakin semarak dengan canda, tawa, dan kebersamaan masyarakat sepanjang kegiatan berlangsung.
Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan pada sore hari dengan pagelaran seni Reog Ponorogo. Kesenian khas Ponorogo tersebut dibawakan oleh Reog Singo Mudho Tonatan, yang tampil memukau dan berhasil menarik perhatian masyarakat.
Pagelaran Reog semakin istimewa karena turut dihadiri Camat Ponorogo Shandra Aji Hidayanto, bersama jajaran serta masyarakat Kelurahan Tonatan. Warga tampak antusias menyaksikan setiap atraksi yang disuguhkan para seniman.
Lurah Tonatan Agus Subagyo mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut sengaja dikemas untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan dan gotong royong warga.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh warga Kelurahan Tonatan bisa berkumpul, guyub, dan ikut merasakan kemeriahan peringatan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pagelaran Reog menjadi bagian penting dalam menjaga dan mengenalkan seni budaya Ponorogo kepada generasi muda.
“Kesenian Reog merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Ponorogo. Karena itu, kami ingin terus memberikan ruang bagi para pelaku seni sekaligus mengenalkan budaya daerah kepada generasi penerus,” tambahnya.
Sementara itu Cemet warga kelurahan Tonatan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi lurah Tonatan tersebut ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin karena selain menjadi hiburan, juga mampu mempererat persaudaraan warga dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal,"terangnya.
Semangat kebersamaan warga Kelurahan Tonatan pun menjadi gambaran bahwa peringatan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga tradisi, serta membangun semangat gotong royong dari tingkat kelurahan. (Ari FS)



