Atika Banowati Dorong Media Ikut Bangun Citra Positif Ponorogo
PONOROGO (JI) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Atika Banowati, SH, Fraksi Partai Golkar mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk insan media, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ponorogo agar semakin maju, nyaman, dan memiliki daya tarik lebih luas.
Menurut Atika, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari sisi fisik. Pemerintah dan masyarakat juga perlu membangun citra positif daerah sehingga Ponorogo semakin dikenal sebagai daerah yang aman, nyaman, sekaligus menarik untuk dikunjungi.
“Ke depan saya ingin Ponorogo menjadi lebih baik. Tidak hanya pembangunan fisiknya yang kita dorong, tetapi juga bagaimana Ponorogo ini memiliki citra yang baik dan dikenal masyarakat luas,” ujar Atika Banowati, Kamis (3/9/2026) saat acara ngopi santai bersama Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Timur H. Ali Mufti dan Awak Media Ponorogo.
Ia menilai media memiliki posisi strategis dalam ikut memperkenalkan berbagai potensi dan kemajuan yang dimiliki Ponorogo. Pemberitaan media, menurutnya, tidak semata-mata berhenti pada kegiatan seremonial pemerintah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai hasil pembangunan yang telah dilakukan.
“Media jangan hanya menyampaikan kegiatan yang sifatnya seremonial. Tetapi juga membantu menyampaikan kepada masyarakat apa saja pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah daerah, manfaatnya bagi masyarakat, dan bagaimana perkembangan Ponorogo dari waktu ke waktu,” jelasnya.
Atika juga berharap media turut mengangkat wajah Ponorogo sebagai daerah yang nyaman untuk dikunjungi. Mulai dari ruang publik, tempat bersantai, destinasi wisata hingga kuliner lokal, seluruh potensi tersebut dinilai perlu dikemas dan diperkenalkan secara positif kepada masyarakat di luar daerah.
“Ponorogo ini harus kita dorong menjadi tempat untuk berteduh, tempat untuk bersantai, tempat untuk menikmati kuliner. Harapannya, masyarakat dari daerah lain ketika datang ke Ponorogo bisa merasa nyaman dan aman,” tuturnya.
Menurut dia, persepsi masyarakat terhadap sebuah daerah turut menentukan daya tarik daerah tersebut. Karena itu, pemberitaan yang berimbang, informatif, dan membangun dinilai penting agar masyarakat luas mendapatkan gambaran yang utuh mengenai Ponorogo.
“Terus sampaikan persepsi yang baik kepada khalayak luas. Tentu bukan berarti menutup mata terhadap persoalan yang ada, tetapi bagaimana kita juga memberikan ruang yang cukup untuk menyampaikan hal-hal positif dan kemajuan yang sudah dicapai,” tegasnya.
Atika menambahkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat dan media menjadi salah satu modal penting untuk mendorong Ponorogo semakin berkembang. Dengan pemberitaan yang konstruktif sekaligus kritis, media diharapkan mampu menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau semua bergerak bersama, saya yakin Ponorogo bisa menjadi lebih baik, lebih dikenal, dan semakin nyaman bagi masyarakat maupun orang dari luar daerah yang datang ke sini,” pungkasnya. (Ari FS)

