[JI] NEWS >>>

Golkar Uji Cara Baru Gaet Anak Muda Lewat Bahlil Mini Soccer di Ponorogo

PONOROGO (JI) – Politik tak selalu harus dibicarakan di ruang rapat, podium, atau forum yang penuh dengan bahasa formal. Di Lapangan Gontor, Jalan Semeru, Ponorogo, Kamis (3/9/2026), Partai Golkar justru membawa pesan politik ke tengah lapangan hijau melalui olahraga.

Sebanyak 16 tim dari SMA/SMK se-Madiun Raya ambil bagian dalam Bahlil Mini Soccer U17 2026 Zona Madiun Raya yang berlangsung 3–4 September 2026. Turnamen tersebut sekaligus menjadi debut penyelenggaraan Bahlil Mini Soccer di Kabupaten Ponorogo.

Pembukaan turnamen dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., bersama Plt Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hj. Atika Banowati, SH, para ketua DPD Partai Golkar se-Madiun Raya, jajaran Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Ponorogo, serta pengurus Golkar dari Ponorogo, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, Ngawi hingga Pacitan.

Yang menarik, seremoni pembukaan sengaja dikemas jauh dari kesan kaku. Setelah apel, peserta diajak mengikuti berbagai permainan ringan yang membuat suasana lapangan berubah menjadi lebih akrab dan penuh tawa.

Ali Mufthi bahkan ikut mencairkan suasana dengan mengajukan pertanyaan sederhana kepada para peserta. Ia menanyakan siapa nama Ketua Umum Partai Golkar.

Pertanyaan tersebut langsung disambut antusias. Sejumlah peserta berebut maju untuk menjawab demi mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia.

Kemeriahan berlanjut ketika Bunda Lisdyarita menggelar permainan jungle bola. Tiga peserta mendapat kesempatan tampil, sementara hadiah menarik kembali menjadi pemantik semangat.

Seremoni kemudian ditutup dengan tendangan bola bersama para pimpinan Partai Golkar se-Madiun Raya dan Bunda Lisdyarita. Bola yang diarahkan ke gawang menjadi simbol resmi bergulirnya turnamen.

Namun, perhatian penonton tak hanya tertuju pada pertandingan antarsekolah. Laga eksibisi antara tim Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar justru menjadi salah satu suguhan menarik dalam pembukaan.

Pertandingan dua partai politik tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bagi Ali Mufthi, momen itu menjadi gambaran bahwa politik dapat dibangun melalui ruang perjumpaan yang menyenangkan.

 


“Partai itu tidak harus yang serem-serem, tidak harus mengerikan, tidak harus kejam. Tapi partai itu menyenangkan. Semua senang, happy,” kata Ali.

Ia menyebut laga eksibisi PKB melawan Golkar berlangsung cukup berimbang. Para pemain dari kedua kubu juga dinilai mampu menunjukkan permainan secara profesional dan sportif.

Menurut Ali, pendekatan melalui olahraga merupakan bagian dari upaya Golkar Jawa Timur untuk membangun kedekatan dengan generasi muda. “Di Jawa Timur kita sudah memposisikan bahwa Golkar Jatim adalah partainya anak muda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bahlil Mini Soccer U17 Zona Madiun Raya menjadi salah satu pintu untuk memperkenalkan politik melalui aktivitas yang memang dekat dengan keseharian anak muda.

Mini soccer dipilih karena olahraga tersebut tengah populer di kalangan generasi muda. Lapangan hijau dianggap mampu menciptakan ruang interaksi yang lebih cair tanpa sekat politik formal.

“Ini lagi ngetren, lagi digandrungi anak-anak muda. Sekaligus sebagai sebuah jawaban dari Partai Golkar bahwa apa yang dikehendaki anak muda, itulah Golkar hadir,” ungkap Ali.

Ia berharap generasi muda tidak lagi memandang politik sebagai sesuatu yang selalu serius dan jauh dari kehidupan mereka.

Menurutnya, mendekati anak muda tidak harus dilakukan melalui seminar, diskusi politik maupun forum formal. Olahraga, kreativitas dan kegiatan yang mereka sukai justru dapat menjadi pintu masuk yang lebih natural.


“Kalau anak muda kita perlihatkan bahwa berpolitik itu asyik, maka kita harapkan mereka mendekat. Terserah kepada siapa, ke Golkar, ke mana, terserah,” katanya.

Ali menambahkan, Bahlil Mini Soccer U17 ini diproyeksikan sebagai pilot project yang nantinya dapat dikembangkan menjadi agenda lebih luas, bahkan di tingkat nasional.

Setelah Zona Madiun Raya, rangkaian turnamen akan terus bergulir hingga zona terakhir di Surabaya yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Oktober 2026.

Tak hanya sepak bola, Golkar Jawa Timur juga mulai menjajaki olahraga lain yang memiliki basis anak muda cukup besar. Salah satunya adalah pencak silat.

Ali mengatakan pihaknya tengah menggagas konsep kegiatan yang dapat menjadi ruang positif bagi anak-anak muda yang aktif dalam dunia persilatan di Jawa Timur.

“Anak-anak muda yang tergabung dalam dunia persilatan harus kita akomodasi di ruang-ruang yang terbatas, sehingga tidak meluber ke ruang-ruang umum,” tuturnya.

Dengan konsep tersebut, Bahlil Mini Soccer U17 di Ponorogo bukan sekadar ajang mengejar kemenangan di lapangan. Turnamen ini menjadi bagian dari eksperimen politik yang dikemas lebih ringan—mendekati anak muda melalui olahraga, membangun interaksi tanpa sekat, sekaligus menunjukkan bahwa politik tidak selalu harus berlangsung dalam suasana tegang.

Di Ponorogo, bola pun mulai bergulir. Bersamaan dengan itu, Golkar Jawa Timur mencoba membawa satu pesan sederhana: politik bisa hadir dengan cara yang lebih santai, dekat, dan menyenangkan bagi generasi muda. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar