Maulid Nabi di SMK PGRI 1 Ponorogo, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
PONOROGO (JI) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK PGRI 1 Ponorogo berlangsung khidmat dan penuh makna. Bertempat di aula sekolah, Rabu (2/9/2026), kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar sekolah untuk kembali menguatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak mulianya dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi menghadirkan Ustaz Winka Ghozi Nafi, S.H. dari Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai penceramah. Suasana semakin semarak dengan penampilan grup Hadrah Maharikul Ummah.
Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar SMK PGRI 1 Ponorogo, mulai dari jajaran guru dan tenaga kependidikan hingga para siswa. Selain menjadi sarana memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter bagi para peserta didik.
Kepala SMK PGRI 1 Ponorogo, Bahari Pujianto, S.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Ustaz Winka dan grup Hadrah Maharikul Ummah, serta seluruh bapak ibu guru dan siswa-siswi yang telah hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Kami juga mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Bahari berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana seluruh warga sekolah mampu mengambil hikmah dari warisan dan ajaran Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan.
“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan biasa. Mari kita kembali kepada warisan Rasulullah, kepada apa yang diajarkan beliau. Semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di Yaumil Qiyamah nanti,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahari juga menyampaikan kabar positif mengenai perkembangan SMK PGRI 1 Ponorogo. Tahun ini, jumlah rombongan belajar di sekolah tersebut bertambah dua kelas.
“Alhamdulillah, tahun ini kita bertambah dua kelas. Kepada Ustaz, kami mohon doanya agar tahun depan kelas kita bisa bertambah lagi,” harap Bahari.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Winka Ghozi Nafi mengajak para siswa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam berbagai aspek kehidupan. Keteladanan tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui akhlak yang baik, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya ditunjukkan dengan mengikuti peringatan Maulid Nabi. Kecintaan tersebut harus dibuktikan melalui perilaku sehari-hari yang mencerminkan ajaran Rasulullah.
“Meneladani Rasulullah berarti berusaha menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan kita, termasuk dalam belajar, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, dan menjaga hubungan dengan sesama,” pesan Ustaz Winka.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para siswa bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik dan keterampilan. Karakter, akhlak, serta sikap dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, SMK PGRI 1 Ponorogo berharap para siswa semakin mencintai Rasulullah, memiliki akhlak mulia, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Dengan demikian, Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter dan membentuk generasi muda yang unggul dalam akademik serta keterampilan, sekaligus memiliki kepribadian, akhlak, dan kepedulian sosial yang kuat. (Ari FS)


