Semarak Hari Santri 2026, Sterida Perkuat Iman dan Takwa, Siapkan Generasi Menuju Indonesia Emas
PONOROGO (JI) – Memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus menanamkan karakter religius kepada peserta didik, SMK PGRI 2 Ponorogo (Sterida) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan, apel pagi dan upacara Hari Santri, hingga penampilan atraksi siswa yang berlangsung meriah.
Sebagai sekolah berbasis pondok pesantren, SMK PGRI 2 Ponorogo menjadikan momentum Hari Santri Nasional sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta pembentukan karakter generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan agama.
Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu (21/10/2026) dengan menggelar lomba Koor Mahalul Qiyam dan lomba azan Subuh antarkelas. Perlombaan tersebut diikuti siswa-siswi dengan penuh semangat sebagai bentuk syiar Islam sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi keagamaan.
Puncak peringatan berlangsung Kamis (22/10/2026) melalui apel pagi dan upacara Hari Santri Nasional 2026 dengan pembina upacara Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Salim, S.Kom.
Dalam sambutannya, Agus Salim, S.Kom menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri di Sterida tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, dan akhlak para siswa.
“Pada peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026 ini, SMK PGRI 2 Ponorogo mengadakan berbagai lomba untuk siswa-siswi Sterida. Melalui momentum Hari Santri ini, yang pertama harus kita lakukan adalah mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, salah satunya dengan menjaga ketertiban dalam melaksanakan salat lima waktu,” ungkapnya.
Selain menekankan pentingnya ibadah, Agus Salim juga berpesan agar seluruh siswa senantiasa menghormati kedua orang tua. Menurutnya, doa dan restu orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih masa depan.
Lebih lanjut, ia berharap peringatan Hari Santri Nasional mampu mengetuk hati para siswa untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga melalui momentum Hari Santri Nasional ini, hati anak-anak semakin tergerak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pesannya.
Santri Harus Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan
Sementara itu, Koordinator Keagamaan SMK PGRI 2 Ponorogo, Khusnul Huda, M.Pd.I., menjelaskan bahwa berbagai perlombaan dan kegiatan keagamaan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Santri Nasional sekaligus menanamkan semangat perjuangan kepada generasi muda.
Ia berharap seluruh siswa-siswi, guru, dan karyawan Sterida dapat mengenang serta menghormati jasa para pahlawan, santri, dan alim ulama yang telah berjuang membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Harapan saya, seluruh siswa-siswi serta bapak dan ibu guru maupun karyawan dapat mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, para santri, dan alim ulama, khususnya mereka yang telah mendahului kita dalam perjuangan membela NKRI,” tutur Khusnul Huda.
Menurutnya, peringatan Hari Santri tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, para santri harus memiliki peran nyata dalam mempersiapkan masa depan bangsa, terutama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Khusnul Huda juga mengajak para siswa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Ia menegaskan, generasi muda harus mampu menguasai bidang teknologi dan kejuruan tanpa meninggalkan pendidikan agama.
“Anak-anak harus memaksimalkan waktu yang ada untuk mempersiapkan masa depan menuju Indonesia Emas. Selain pintar dalam bidang teknologi maupun kejuruan, mereka juga harus memiliki pemahaman ilmu agama yang baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, Sterida secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan untuk membangun karakter siswa. Di antaranya melalui pendidikan pondok pesantren, pembekalan karakter, Sterida Mujahadah, salat Duha, salat Zuhur berjamaah, serta berbagai pembiasaan religius lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Formasi Santri dan Military Drum Band Meriahkan Upacara
Suasana peringatan Hari Santri Nasional 2026 di SMK PGRI 2 Ponorogo semakin semarak dengan penampilan kreativitas para siswa. Dalam rangkaian apel pagi dan upacara, siswa-siswi menampilkan demonstrasi penulisan formasi santri yang menarik perhatian peserta upacara.
Puncak kemeriahan ditandai dengan penampilan Military Drum Band Gita Ksatria Sterida SMK PGRI 2 Ponorogo. Atraksi tersebut menambah semangat dan antusiasme dalam peringatan Hari Santri tahun ini.
Melalui perpaduan kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, dan pengembangan bakat, SMK PGRI 2 Ponorogo berharap nilai-nilai perjuangan santri terus tumbuh di kalangan generasi muda.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen Sterida dalam mencetak generasi yang unggul dalam bidang teknologi dan kejuruan, kuat dalam iman dan takwa, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Ari FS)




