14 Dadak Merak Dari Penjuru Ponorogo Sambut Kedatangan Ketum Demokrat AHY
![]() |
| Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan sambutan |
PONOROGO (JI) - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi parade reog serta pameran UMKM dan karya disabilitas di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.
Dalam kunjungan kerja tersebut, AHY (sapaan akrabnya) juga ditemani Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Sartono Anggota DPR RI Dapil Jatim 7, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dan Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo, Meseri Efendy beserta pengurus. Jumat (20/05/2022).
Ditemui awak media Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan kita menyaksikan parade reog Ponorogo yang memang perlu dilestarikan. Kalau bukan kita (warga Indonesia) siapa lagi, karena ini merupakan kesenian budaya yang harus dipromosikan ke mancanegara," jelasnya.
Dirinya menambahkan, kemudian ada bazar dan UMKM dari kaum disabilitas, ada bathik ciprat Desa Karangpatihan dan sejumlah produk-produk khas Ponorogo. Tentunya, harus didorong agar terus berkembang.
"Karena UMKM adalah penggerak perekonomian rakyat. Maka kedatangan kita disini, untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat,"ujarnya.
Menanggapi terkait masalah kebutuhan pokok, baik minyak goreng hingga pupuk (pertanian), AHY mengaku jika harga mahalnya pupuk tidak hanya terjadi di Ponorogo, namun di daerah lain mengalami hal serupa.
"Nah, ini yang harus kita perjuangkan untuk mendorong pemerintah pusat menstabilkan harga pangan. Supaya masyarakat kecil menengah tak terpukul dengan harga-harga kebutuhan,"terangnya
Sementara itu Kepala Desa Karangpatihan Eko Mulyadi mengungkapkan suatu kehormatan yang luar biasa Mas AHY dan rombongan datang dan menyapa masyarakat Desa Karangpatihan.
Selain itu Ketum Demokrat AHY juga mencoba melukis batik ciprat yang khas dari desa tersebut,"katanya.
Lanjut Eko Mulyadi menjelaskan batik ciprat merupakan produk batik yang dibuat oleh kaum disabilitas yang ada di sana. “Terimakasih mas AHY tadi juga mengunjungi produksi batik ciprat karya disabilitas warga desa kami,"ucapnya bangga.
Perlu diketahui, sebanyak 14 dadak merak, seni gajah-gajahan, barongsai dan 59 stand pameran UMKM dan karya disabilitas salah satunya bathik ciprat khas Desa Karangpatihan ditampilkan pada acara Festival Budaya dan Safari Nusantara,"pungkasnya. (Ari FS)




