PONOROGO (JI) - Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Kepala Desa Temu Rose SH Terate, dengan memberikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Bantuan disalurkan langsung kepada warga, sebagai bentuk dukungan moral dan material agar mereka tetap kuat menghadapi masa pemulihan pasca bencana.
Bencana tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu meninggalkan dampak serius bagi puluhan keluarga. Selain mengancam keselamatan warga, longsor juga mengakibatkan kerusakan rumah dan akses jalan. Situasi tersebut menggugah empati berbagai pihak, termasuk paguyuban Kepala Desa Temu Rose yang turut hadir secara langsung menyerahkan bantuan.
“Kami datang bukan hanya membawa sembako, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan gotong royong. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Ketua Kades Temu Rose, Toni Ahmadi saat penyerahan bantuan.
Dalam aksi sosial tersebut, paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, kebutuhan pokok harian serta bantuan logistik lain yang diperlukan oleh warga terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door ke lokasi terdampak untuk memastikan seluruh keluarga yang membutuhkan mendapatkan perhatian.
Lebih lanjut Ketua Kades Temu Rose SH Terate, Toni Ahmadi menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi Kades Temu Rose setiap kali terjadi musibah di Ponorogo. "Solidaritas masyarakat sangat penting, khususnya saat musibah terjadi. Ia juga mengajak pihak lain, baik pemerintah, komunitas, maupun relawan, untuk turut bersama membantu pemulihan kehidupan warga. “Bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Ketika saudara kita sedang kesulitan, kita wajib hadir. Itulah makna kemanusiaan dan kepedulian,” tambahnya.
Sementara itu Baskoro, Kepala Desa Gondowido sekaligus anggota Kades Temu Rose PSHT mengatakan gerakan ini menjadi bukti kuatnya persaudaraan para kepala desa di Ponorogo. “Terpenting adalah semangat berbagi dan memperkuat silaturahmi. Semoga warga tetap semangat dan kondisi segera pulih,” katanya.
Warga yang menerima bantuan tampak haru sekaligus berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap proses pemulihan setelah bencana dapat berjalan cepat dan lancar, sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
Aksi solidaritas ini menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong dan empati sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat Ponorogo. Kehadiran Kepala Desa Temu Rose SH Terate di tengah warga terdampak memberikan energi positif, membangkitkan semangat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di saat masa sulit. (Ari FS)



COMMENTS