Plt Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita Hadiri Parapatan Cabang PSHT, Tekankan Disiplin dan Persaudaraan
PONOROGO (JI) - Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Ponorogo Lisdyarita menghadiri kegiatan parapatan cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo. Kehadirannya menjadi istimewa karena selain sebagai kepala daerah, Bunda Lisdyarita juga merupakan bagian dari keluarga besar PSHT.
Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Ponorogo saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SH Terate yang selama ini telah berperan aktif dalam menjaga persaudaraan membina generasi muda, menanamkan nilai kedisiplinan, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih lanjut Bunda Lisdyarita menekankan pentingnya nilai kedisiplinan sebagai landasan utama dalam membentuk karakter warga PSHT. Menurutnya, disiplin tidak hanya diterapkan dalam latihan pencak silat, tetapi juga harus menjadi sikap hidup sehari-hari,"ujarnya Minggu (26/4/2026). Bertempat di Padepokan PSHT Cabang Ponorogo.
Sebagai warga PSHT, kita diajarkan untuk menjunjung tinggi kedisiplinan. Nilai ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas. Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam perjalanan organisasi. Melalui musyawarah dan pemilihan yang dilandasi semangat persaudaraan saya berharap akan terpilih pengurus yang amanah, bijaksana, memiliki integritas, serta mampu membawa SH Terate Cabang Ponorogo semakin maju dan solid,"ungkapnya.
Pun, Bunda Lisdyarita mengajak seluruh anggota PSHT untuk terus berperan aktif dalam menjaga persaudaraan. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama PSHT terletak pada soliditas dan rasa kekeluargaan yang erat antarwarga.
“Persaudaraan adalah inti dari PSHT. Mari kita jaga kebersamaan ini, tidak hanya di dalam organisasi, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya peran PSHT dalam membina generasi muda. Organisasi pencak silat tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter pemuda yang berakhlak, berbudaya, serta memiliki semangat kebangsaan.
Di akhir sambutannya, Plt Bupati berharap PSHT terus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa, khususnya dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.
“PSHT harus terus menjadi contoh yang baik, menjaga nilai luhur, serta membina generasi muda agar menjadi pribadi yang cinta tanah air dan berbudaya,” pungkasnya. (Ari FS)



