Semarak HUT ke-66 SMPN 2 Ponorogo, Bergerak Aktif, Berbudaya Positif, Raih Prestasi Terbaik
PONOROGO (JI) – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 SMP Negeri 2 Ponorogo berlangsung meriah. Bersamaan dengan itu, keluarga besar sekolah juga turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan kreativitas.
Mengusung tema “Bergerak Aktif, Berbudaya Positif, Meraih Prestasi Terbaik”, rangkaian peringatan dimulai sejak 7 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan qotmil Quran, kemudian dilanjutkan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa, guru, serta keluarga besar SMPN 2 Ponorogo.
Selama kurang lebih satu pekan, berbagai lomba digelar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menggali potensi dan kreativitas siswa. Di antaranya lomba kebersihan kelas, berbagai lomba tim, hingga lomba yang melibatkan bapak guru berupa lomba memasak nasi goreng.
Tak hanya itu, kemeriahan juga semakin terasa melalui lomba solo vocal yang diikuti oleh anggota MGMP. Beragam kegiatan tersebut menjadi sarana hiburan sekaligus membangun kekompakan dan rasa percaya diri seluruh warga sekolah.
Puncak semangat nasionalisme ditunjukkan pada 17 Agustus 2026. Keluarga besar SMPN 2 Ponorogo mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, hari ini kemeriahan dilanjutkan dengan kegiatan fun run dan jalan santai yang diikuti keluarga besar SMPN 2 Ponorogo. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak seluruh warga sekolah menerapkan pola hidup aktif dan sehat.
Namun, kemeriahan belum berakhir. Pada malam harinya, SMPN 2 Ponorogo menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk sebagai puncak peringatan HUT ke-66 sekolah.
Menariknya, pagelaran wayang kulit tersebut seluruh dalangnya merupakan siswa SMPN 2 Ponorogo. Sebanyak empat siswa dipercaya tampil menjadi dalang dalam pertunjukan seni budaya dengan lakon "Sesaji Rajasuya" dengan didukung penuh tim karawitan Daniswara Nyawiji SMPN 2 Ponorogo (Dapo Smart Pro).
Penampilan empat dalang muda ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMPN 2 Ponorogo tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 2 Ponorogo Imam Saifudin, S.Pd, M.Or menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-66 sekolah dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun karakter positif peserta didik. Menurutnya, tema “Bergerak Aktif, Berbudaya Positif, Meraih Prestasi Terbaik” menjadi semangat bersama agar seluruh warga sekolah terus aktif, kreatif, berbudaya, dan mampu mengembangkan potensi untuk meraih prestasi.
Imam juga menekankan pentingnya memberikan ruang kepada siswa untuk tampil dan berkarya. Salah satunya melalui pagelaran wayang kulit yang melibatkan empat siswa sebagai dalang. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya tradisional sekaligus membangun keberanian serta kepercayaan diri siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM mengapresiasi rangkaian kegiatan yang digelar SMPN 2 Ponorogo. Menurutnya, kegiatan peringatan HUT sekolah yang dikemas dengan olahraga, perlombaan, kegiatan keagamaan, hingga seni budaya merupakan bentuk pendidikan karakter yang sangat positif bagi peserta didik.
Nurhadi berharap lulusan SMPN 2 Ponorogo bisa menjadi orang hebat seperti contoh Gubernur Jawa Timur dulu Pakde SoeKarwo itu berasal dari SMPN 2 Ponorogo. Semoga nanti anak-anak SMPN 2 Ponorogo bisa menjadi Wakil Presiden bahkan Presiden. Semangat yang dibangun dalam peringatan HUT ke-66 SMPN 2 Ponorogo dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Sekolah diharapkan tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, mencintai budaya bangsa, aktif, kreatif, serta mampu meraih prestasi terbaik menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Forkopimcam, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, jajaran MKKS SMP Negeri, Pengawas SMP, serta Komite Sekolah.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, HUT ke-66 SMPN 2 Ponorogo diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial. Lebih dari itu, momentum ini menjadi penguat karakter siswa agar terus aktif bergerak, memiliki budaya positif, mencintai seni dan budaya bangsa, serta mampu meraih prestasi terbaik.
Semangat kebersamaan, nasionalisme, dan pelestarian budaya yang ditunjukkan dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran perjalanan SMPN 2 Ponorogo untuk terus berkembang dan mencetak generasi muda yang berprestasi sekaligus berkarakter. (Ari FS)




