PONOROGO (JI) - Hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, sebagai momentum Pamong Temu Rose warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ponorogo, menggelar acara halal bihalal dan temu dulur kadang PSHT yang dipusatkan di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (4/6/2022).
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita yang juga sebagai Warga PSHT, Ketua Pamter Ponorogo yang juga pengurus Padepokan PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun, Kepala Desa Temu Rose serta Jajaran forum pimpinan Kecamatan, anggota Koramil dan Polsek Sambit menghadiri acara temu dulur dan halal bihalal yang digelar oleh Pamong Temu Rose (PTR) warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Acara yang dihadiri kurang lebih 300 orang tersebut dimeriahkan dengan penampilan solo spel dan sambung persaudaraan dari para Kades dan Pamong Temu Rose.
Ketua Pamong Temu Rose Ponorogo, Mas Boedi mengatakan Halal Bi Halal Keluarga Besar Pamong Temu Rose Ponorogo dan Temu Dulur bertujuan pertama, Perguruan, kedua Persaudaraan, ketiga organisasi, keempat adalah Pengabdian dimasyarakat dengan baik. "Di SH Terate tidak ada bapak dan anak yang ada adalah mas/kakak dan adik, senior dan yunior," katanya.
Lebih lanjut Mas Boedi, berpesan, agar semua warga SH Terate utamanya Pamong Temu Rose (PTR) untuk tetap menjaga kedamaian, keamanan, ketertiban, dan bermasyarakat dengan sebaik-baiknya.
"Pencak silat itu adalah budaya asli jawa. Jadi perlu diuri-uri dan dikembangkan, dijaga dengan baik kelestariannya. SH Terate ada dimana-mana. 'Selama matahari terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia dan selama itupula PSHT akan abadi jaya selamanya', tegasnya.
Sementara itu wakil Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita mengungkapkan bangga dengan para kadang Pamong Temu Rose dan Kades Temu Rose SH Terate Ponorogo bisa menggelar acara temu dulur dan halal bihalal dengan baik dan tertib. Semoga, kedepan acara yang sama bisa dilakukan kembali," ujarnya.
Lebih lanjut Bunda Rita yang juga sebagai warga PSHT menerangkan silahturahmi hari ini sebagai wadah untuk menjaga marwah SH Terate. Untuk mewujudkan Paseduluran dengan lapang dada, tulus dan ikhlas tidak ada kepentingan lain selain kepentingan Paseduluran.
Lanjut Bunda Rita mengatakan Memayu Hayuning Bahwono merupakan sebuah konsep dasar yang luar biasa. Konsep yang Rahmatan lil alamin. Sehingga harus kita support saudara-saudara kita yang ada disini.
Pun, Kades Temu Rose dan Pamong Temu Rose merupakan orang-orang pilihan yang mampu membawa kemajuan di wilayahnya masing-masing.
“Kades dan Pamong Temu Rose ini merupakan tokoh-tokoh pilihan di wilayahnya masing-masing yang memegang teguh ajaran budi luhur PSHT. Saya meyakini akan mengabdi dengan sepenuh hati dan mampu membawa wilayahnya menjadi maju dan berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bunda Rita berharap agar Kades Temu Rose dan Pamong Temu Rose agar selalu kompak dan semangat. Utamanya dalam menyambut satu abad PSHT,"pungkasnya. (Ari FS)






COMMENTS