![]() |
| Pembina Yayasan Reyog Ponorogo Heru Sangoko |
PONOROGO (JI) - Grebeg Suro adalah tradisi budaya tahunan masyarakat Ponorogo dalam wujud pesta rakyat. Seni dan tradisi yang ditampilkan meliputi Festival Nasional Reog Ponorogo, Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka, serta Larungan Risalah doa di Obyek Wisata Telaga Ngebel.
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini Grebeg Suro dikemas dengan perpaduan Budaya dan Santri. Acara tahunan yang dirayakan setiap 1 Muharram ini merupakan kegiatan awal dalam menyongsong tahun kunjungan wisata Jawa timur setiap tahun.
Hari jadi Kabupaten Ponorogo ke 526 sekaligus perayaan Grebeg Suro dan Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan wadah yang mengarah pada pelestarian budaya terhadap kesenian khas Ponorogo.
Pembina Yayasan Reyog Ponorogo Heru Sangoko, mengatakan bahwa Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan salah satu dari 100 Festival terbaik di Indonesia. Ini menjadi perhatian bagi Kementerian Pariwisata Pusat, bahwa Ponorogo sudah masuk sebagai daerah cagar budaya,"terangnya.
Lebih lanjut Heru Sangoko yang juga Ketua KONI Ponorogo ini menambahkan banyak agenda budaya yang digelar untuk memperingati hari jadi dan menyambut datangnya tahun baru Islam, baik itu perlombaan, pentas seni, pameran yang bertujuan nguri-uri warisan leluhur dan mengembangkan potensi wisata budaya yang ada. Harapannya gelaran kegiatan ini juga mampu meningkatkan jumlah wisatawan ke Ponorogo, sehingga mampu memenuhi target PAD dan meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Ponorogo,"pungkasnya. (Ari FS)



COMMENTS