PONOROGO (JI) - Gebyar ratusan jathil, bujangganong dan reog memeriahkan kegiatan Classmeeting yang diselenggarakan oleh SMK PGRI 1 Ponorogo.
Sedikitnya 100 tari jathil, 20 bujangganong dan reog ditampilkan sekaligus untuk melestarikan kebudayaan daerah. Bertempat di halaman sekolah, Rabu (21/12/2022).
Kepala SMK PGRI 1 Ponorogo, Drs. Djemito M.Pd.I menjelaskan, pihaknya menggelar kegiatan classmeeting bagi para siswa-siswi.
"Hal ini dilakukan setelah para siswa-siswi melakukan ujian semester beberapa waktu lalu. Nilai-nilai agama, kesenian dan kreativitas tetap ditanamkan sedini mungkin bagi anak didik kami," jelasnya.
Kegiatan classmeeting ini dilaksanakan pada hari Jum'at kemarin. Puncaknya hari ini, pihaknya menggelar gebyar jathil bujangganong dan reog.
"Sekaligus kegiatan ini untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka di tahun ini. Serta mengajak para anak didik untuk nguri-uri kesenian asli daerah (Ponorogo)," ungkapnya.
Menumbuhkan rasa memiliki terhadap kebudayaan Ponorogo. Kegiatan ini juga dalam mencetak generasi yang terampil, memiliki kedisiplinan dan pendidikan karakter.
"Sehingga nantinya saat para siswa-siswi kami turun ke dunia kerja, sudah memiliki bekal ketrampilan dan soft skill. Unggul dalam ilmu, santun berperilaku," bebernya.
Sejumlah kegiatan ekstrakulikuler (ekskul) sekolah diperlombakan pada classmeeting ini.
"Diantaranya, pencak silat, bola voli, basket dan tentunya lomba tari,"pungkasnya. (Ari FS)



COMMENTS