PONOROGO (JI) - Penutupan perayaan Grebeg Suro tahun 2023, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan akan memperbanyak event ekonomi kreatif. Keinginan itu tidak terlalu berlebihan, jika melihat bagaimana dampak dari perayaan Grebeg Suro yang digelar kurang lebih dalam seminggu terakhir ini. Rabu (19/07/2023).
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam kata sambutan mengungkapkan dampak yang paling kentara ialah perputaran ekonomi yang kencang di bumi reog selama kegiatan perayaan Grebeg Suro tersebut. Perputaran ekonomi yang terjadi dalam perayaan Grebeg Suro tahun 2023 ini, diklaim bisa mencapai Rp 2 miliar lebih. "Ikhtiar kami bersama wakil bupati Bunda Lisdyarita untuk menghidupkan dan memberi ruh pada Reog dan perekonomian di Ponorogo,”terangnya.
Lebih lanjut kang Giri mengatakan dengan banyaknya event ekonomi kreatif di Kabupaten Ponorogo, secara alami akan menjalankan kincir ekonomi. Efek domino dari banyaknya event ekonomi kreatif itu membuat pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jalan. Dengan begitu, banyak aktivitas ekonomi yang membuat pertumbuhannya akan bagus.
“Saya meyakini dengan cara ini, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ponorogo akan bagus,”ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sugiri Sancoko yang didampingi oleh Wakil Bupati Lisdyarita mengucapkan permintaan maaf, karena adanya kekurangan dalam penyelenggaraan event Grebeg Suro kali ini. Namun, pada prinsipnya dirinya melakukan ini semata-mata agar Ponorogo menjadi kota wisata, budaya dan kota santri yang beradab.
“Tidak hanya di sektor ekonomi, tapi juga untuk peradaban yang sudah dicanangkan. Untuk menuju Ponorogo yang kita cintai, benar-benar Ponorogo Hebat,”tegasnya.
Lebih lanjut, dalam momen menapaki tahun baru Hijriah ini, untuk ke depan melakukan introspeksi kesalahan di masa lalu. Sehingga bisa menjadi kaca benggala ke depan untuk lebih bagus,” pungkasnya. (Ari FS)




COMMENTS