PONOROGO (JI) - SMK PGRI 2 Ponorogo menyelenggarakan acara "Tatung Bersholawat" yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam rangka tugas akhir kelas XII Gerakan Pramuka. Acara yang digelar di lapangan Desa Tatung ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa, sekolah, dan masyarakat serta mengajarkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial melalui kegiatan sholawat bersama. Kamis. (21/11/2024).
Acara ini dihadiri oleh forkopimcam Balong, serta ratusan peserta, termasuk siswa-siswi SMK PGRI 2 Ponorogo, para alumni, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Dalam kesempatan ini, mereka bersama-sama melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menguatkan ukhuwah Islamiyah serta memupuk semangat kebersamaan antar warga sekolah dan masyarakat Tatung, sebuah komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Ponorogo.
Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari penerapan nilai-nilai kepramukaan yang tidak hanya fokus pada kegiatan fisik, tetapi juga pada pengembangan karakter, spiritualitas, dan sosial siswa. “Selain sebagai tugas akhir, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menghargai nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Sholawat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Ponorogo Kecamatan Balong Kak, Katmanto, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini adalah contoh nyata dari bagaimana Gerakan Pramuka bisa mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kegiatan keagamaan, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pribadi para siswa,” katanya.
Acara "Tatung Bersholawat" ini juga diwarnai dengan tausiah agama yang disampaikan Gus Bahru Ulwan Abdillah dari Magetan dan Gus Farhan Li Ulil Albab dari Durisawo serta dimeriahkan group hadroh Biajmala Dzikro Nurul Huda. Dalam tausiahnya, beliau mengingatkan pentingnya memperkuat iman dan akhlak, serta berdoa bersama agar bangsa ini senantiasa diberikan kedamaian dan keberkahan. “Semoga dengan sholawat ini, kita semua bisa lebih dekat dengan Allah SWT, dan mendapatkan barakah serta petunjuk-Nya dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Tatung Rudi Sugiarto mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar SMK PGRI 2 Ponorogo yang telah menggelar acara Tatung Bersholawat “Saya sangat senang dengan kegiatan ini, tidak hanya bermanfaat untuk spiritualitas kita, tapi juga mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat,”terangnya.
Rudi berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa persatuan, kesolidan, serta kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. Dengan suksesnya acara "Tatung Bersholawat" ini, semoga SMK PGRI 2 Ponorogo dapat terus berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama,"pungkasnya. (Ari FS)




COMMENTS