PONOROGO (JI) - Sebagai bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja, SMKN 2 Ponorogo baru-baru ini mengadakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi para siswa kelas XII. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan mengasah kemampuan teknis para siswa agar siap bersaing di industri sesuai dengan bidang keahlian yang mereka pelajari di sekolah.
Uji Kompetensi Keahlian ini diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai jurusan, seperti Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Perhotelan, Tata Busana, hingga jurusan Kecantikan. Setiap siswa diwajibkan untuk mengikuti ujian yang terdiri dari simulasi pekerjaan nyata yang biasa mereka temui di dunia industri.
Hadiri dalam kegiatan tersebut Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan Agung Dwi Prabowo,S.Psi., M.Si., Pengawas SMK, kepala SMKN 2 Ponorogo bersama seluruh bapak ibu guru, dewan juri dan tamu undangan. Rabu (26/02/2025).
Kepala SMKN 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani, S Pd, M.Pd., mengatakan, "Uji Kompetensi Keahlian ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang siap diterapkan di dunia kerja. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang jelas bagi industri tentang kemampuan siswa kami."terangnya.
"Saat ini anak-anak walaupun belum di nyatakan lulus namun sudah banyak yang di rekrut di perusahaan tempatnya magang, ada juga yang akan berangkat ke jepang, Artinya untuk anak SMK 2 Ponorogo peluangnya sangat tinggi,"ujarnya.
Banyak sekali produk dan jasa anak-anak yang sudah di terima masyarakat baik di bidang kecantikan maupun tata busana ,ini peluang yg sangat luar biasa bagi anak SMP yang mau masuk ke SMKN 2 Ponorogo, kapasitas kami 500 anak atau 16 rombel,"jelasnya.
Selain itu, para penguji yang terdiri dari tenaga ahli di bidang masing-masing memberikan penilaian objektif untuk memastikan bahwa setiap siswa mampu menguasai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Tak hanya itu, para siswa juga diberikan umpan balik langsung untuk meningkatkan kemampuan mereka.
Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan Adi Prayitno, S.Pd., MM yang dalam hal ini di sampaikan oleh Kasi SMK, Agung Dwi Prabowo, S.Psi., M.Si mengatakan bahwa para siswa SMKN 2 Ponorogo sangat luar biasa, berbagai hasil karya bisa disuguhkan dan di saksikan,"ujarnya.
"Di hari ini SPMB belum di buka namun SMKN 2 Ponorogo bisa memfasilitasi hingga nanti waktu SPMB sudah di buka anak- anak tidak kesulitan lagi, di SMKN 2 Ponorogo ada 6 kompetensi keahlian."
Bagi calon siswa yang akan mendaftar wajib mengenal apa yang ada di SMKN 2 Ponorogo dan semoga di hari ini menjadi hari yang baik untuk mengenal dan menjadi keluarga SMKN 2 Ponorogo,"ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, beberapa perwakilan industri juga turut hadir untuk mengamati langsung proses ujian. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bagi para siswa untuk memperoleh informasi terkait peluang kerja serta menjalin kerja sama lebih lanjut antara sekolah dan dunia industri. Dengan adanya Uji Kompetensi Keahlian ini, SMKN 2 Ponorogo berharap dapat melahirkan lulusan yang siap pakai, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja. (Ari FS)



COMMENTS