PONOROGO (JI) - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi D, Hj. Atika Banowati, SH., menggelar acara sarasehan dengan tema “Membangun dan Menumbuhkan Jiwa Kesetiakawanan Sosial di Masyarakat” yang diadakan di Kantor Muslimat NU, Jalan Batoro Katong, Ponorogo. Acara ini dihadiri oleh Ketua Muslimat NU Ponorogo, jajaran pengurus cabang, dan pengurus anak cabang se Kabupaten Ponorogo serta berbagai elemen masyarakat, tokoh agama. (2-3/3/2025).
Sarasehan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetiakawanan sosial dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan peduli terhadap sesama.
Dalam sambutannya, Hj. Atika Banowati, SH menyampaikan bahwa kesetiakawanan sosial merupakan pilar utama dalam memperkuat hubungan antar individu dan kelompok dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa rasa peduli dan saling membantu antar sesama akan memperkuat solidaritas dan mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan sosial di daerah.
“Di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, kita perlu kembali menumbuhkan jiwa kesetiakawanan sosial di masyarakat. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan saling mendukung, kita dapat mewujudkan Ponorogo dan Jawa Timur yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih harmonis,” ujar Hj. Atika Banowati.
Dalam acara tersebut, menghadirkan beberapa narasumber diantaranya AKBP Bahrun Nasikin, S.Ag,. SH,. MH serta DR Wilda memberikan paparan mengenai peran kesetiakawanan sosial dalam mengatasi masalah sosial, seperti kemiskinan, bencana alam, serta ketidaksetaraan. Para peserta sarasehan diharapkan dapat lebih memahami konsep kesetiakawanan sosial dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut Hj. Atika Banowati mengungkapkan bagi anggota DPRD Jawa Timur program "Solow Semiran" memiliki arti penting sebagai upaya membangun kebersamaan dan mempererat solidaritas dimasyarakat. "Solow Semiran" adalah program kapasitas untuk masyarakat yang tidak hanya mendekatkan anggota dewan dengan warga, tetapi juga menjalin kolaborasi dengan akademisi dan berbagai pihak dalam upaya pemberdayaan,"jelasnya.
Lanjut Hj. Atika Banowati menjelaskan 'Solow Semiran' merupakan inisiatif murni dari 120 pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur tanpa muatan kepentingan politik tertentu. "Semua pimpinan dan anggota DPRD Jatim memiliki program ini. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk kepentingan dan bermanfaat bagi masyarakat. "Karena saya bagian dari Muslimat NU maka saya membawa program ini ke kawan-kawan muslimat serta nantinya kita perluas ke guru-guru TK dan berbagai kelompok lain sesuai dengan kebutuhan,"ungkapnya.
Pun sebagai organisasi yang memiliki basis kuat dimasyarakat Muslimat NU berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai kesetiakawan sosial. "Sarasehan ini menjadi salah satu langkat konkret dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif. serta berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ponorogo,"ucap Hj. Atika Banowati.
Sarasehan diakhiri dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, serta komitmen bersama untuk terus mengembangkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial di tengah-tengah masyarakat. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat mempererat hubungan antar warga dan membangun budaya saling mendukung, harmonis, gotong royong yang lebih kuat di seluruh masyarakat,"pungkasnya. (Ari FS)



COMMENTS