![]() |
| H. Miseri Efendy Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dalam Kata Sambut |
PONOROGO (JI) - Kelompok masyarakat (Pokmas) Ponorogo Maju menggelar sosialisasi bertajuk "Membangun Toleransi di Tengah Keberagaman Budaya" yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan pemuda. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman budaya yang ada di Ponorogo. Kamis, (6/3/2025).
Acara sosialisasi yang dilaksanakan di Rumah Joglo Keniten, Ponorogo ini digagas oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat, yang juga dikenal aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai kebhinnekaan, H. Miseri Efendy SH,. MH,. serta juga mendatangkan narasumber Eko Mulyadi Kepala Desa Karangpatihan Balong sekaligus Motivator, peraih Ikon Prestasi Pancasila tahun 2020 dan Tokoh Pemuda di Ponorogo yang sudah malang melintang di tingkat Nasional.
H. Miseri Efendy, SH,. MH,. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar berbagai suku, agama, ras, dan antar golongan di masyarakat.
"Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya yang luar biasa. Di Ponorogo, kita memiliki potensi besar untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemecah belah. Melalui sosialisasi ini, kita berharap masyarakat dapat lebih memahami dan menghargai perbedaan sebagai bagian dari identitas bangsa," ujar Miseri Efendy dalam penyampaian materi.
Lebih lanjut, Miseri Efendy yang juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam membangun kerukunan sosial. Menurutnya, membangun toleransi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi tertentu, namun juga merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara berkesinambungan.
Sementara itu Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi yang juga sebagai narasumber mengatakan dalam sesi tanya jawab, peserta sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Eko Mulyadi dengan sabar menjawab, mengedukasi masyarakat tentang cara-cara praktis untuk menghindari konflik antar budaya dan memperkuat rasa persatuan.
![]() |
| Eko Mulyadi Kepala Desa Karang Patihan |
Acara ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terutama kalangan pemuda yang menganggap kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengurangi potensi gesekan yang bisa timbul akibat ketidaktahuan akan budaya lain. Ke depan, kami berencana mengadakan kegiatan serupa di berbagai desa lainnya, guna memperluas wawasan toleransi dan kebhinnekaan di masyarakat.
Lanjut Eko Mulyadi menambahkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Ponorogo semakin terbuka dalam menerima perbedaan dan membangun kerukunan dalam keberagaman, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan damai di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,"pungkasnya. (Ari FS)




COMMENTS