PONOROGO (JI) - SMK PGRI 2 Ponorogo sukses menggelar kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengusung tema "Kearifan Lokal: Mewujudkan Legenda Ponorogo dengan Kreativitas Gerak". Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni gerak yang terinspirasi dari cerita-cerita rakyat dan budaya khas Ponorogo, seperti Reog, legenda Prabu Klono Sewandono, hingga kisah Dewi Songgolangit.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai jurusan, yang menunjukkan hasil kolaborasi mereka dalam menginterpretasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam bentuk tari, drama gerak, dan koreografi kontemporer. Selain pertunjukan seni, beberapa stan pameran juga disiapkan untuk menampilkan karya visual dan kostum yang dirancang siswa secara kreatif. Rabu-Jumat (14-16/5/2025).
Plt Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi kurikulum merdeka yang mendorong siswa untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerahnya. “Kami ingin siswa tidak hanya mengenal budaya Ponorogo secara teoritis, tetapi juga mampu menghidupkannya kembali dengan sentuhan kreativitas mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin menghargai kekayaan budaya lokal serta mampu mengembangkan potensi seni dan kreativitas dalam bingkai karakter kebangsaan.
Acara ditutup dengan penampilan kolosal bertajuk "Semangat Klono, Jiwa Ponorogo" yang memadukan unsur seni tradisional dan modern, memukau seluruh penonton yang hadir di aula utama sekolah. (Ari FS)



COMMENTS