PONOROGO (JI) - SMK PGRI 2 Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas di bidang otomotif. Kali ini, sekolah kejuruan unggulan tersebut menerima reward mobil sedan Toyota Vios dalam program New Toyota Technical Education Program (T-TEP). Sekolah ini menjadi salah satu dari 17 SMK se-Indonesia yang menerima dari PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan vokasi di Indonesia.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Toyota atas komitmen dan kualitas pelaksanaan program pendidikan teknik kendaraan yang diterapkan sekolah.
Mobil sedan Toyota Vios keluaran 2015 tersebut kini digunakan sebagai media pembelajaran praktik langsung siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Penyerahan kendaraan dilakukan di Tamsunter, Jakarta Utara, pada 22 April 2025, dan diterima oleh Kepala Program Keahlian TKR, Adam Ismanto, ST, bersama Herni Hardianto.
Ini bukan program baru, tetapi revitalisasi dari T-TEP yang dulu pernah berjalan. Sekarang kembali digulirkan dan kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian di dalamnya. "T-TEP mewajibkan sinkronisasi kurikulum antara Toyota dan sekolah, melibatkan pelatihan guru, serta menyampaikan laporan perkembangan secara berkala ke pihak Toyota,"ungkap Adam.
Di SMK PGRI 2 Ponorogo, satu kelas berisi 36 siswa telah mengikuti materi resmi Toyota secara daring, termasuk pelatihan teknik dasar otomotif sesuai standar industri.
Dari 37 sekolah di Indonesia yang mengikuti New T-TEP, hanya 17 yang mendapat mobil sebagai penghargaan, dan hanya lima sekolah di Jawa Timur, termasuk SMK PGRI 2 Ponorogo, yang berhasil mendapatkannya.
Lebih membanggakan lagi, lulusan TKR SMK PGRI 2 Ponorogo banyak yang telah diterima di diler resmi Toyota di berbagai kota. "Sudah banyak alumni kami bekerja sebagai mekanik dasar di jaringan diler Toyota. Program ini benar-benar membuka jalan masa depan anak-anak kita,”ujarnya.
Program T-TEP yang kini memasuki tahun ketiga di SMK PGRI 2 Ponorogo menjadi bukti nyata bahwa link and match antara sekolah dan industri bukan lagi sekadar jargon.
Bagi para orang tua, ini menjadi jaminan bahwa menyekolahkan anak di SMK PGRI 2 Ponorogo bukan hanya belajar teori, tetapi juga dipersiapkan langsung untuk dunia kerja.
Tidak hanya TKR, jurusan lain di sekolah kami juga tengah memperkuat kerja sama industri. Karena itu kami optimis SMK PGRI 2 Ponorogo siap menjawab tantangan zaman,”pungkasnya. ( Ari FS)



COMMENTS