PONOROGO (JI) - Perjuangan panjang kontingen Kabupaten Ponorogo dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 akhirnya berakhir manis. Hingga hari terakhir pelaksanaan, Ponorogo berhasil mengumpulkan total 38 medali, terdiri cabang olahraga jujitsu menjadi penyumbang emas terbanyak dengan 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Sementara panjat tebing juga menambah prestasi lewat 1 emas dan 2 perak, membuktikan cabor andalan Ponorogo mampu bersaing di level Jawa Timur.
Berikut rincian perolehan medali kontingen Ponorogo di Porprov IX Jatim 2025:
Jujitsu: 3 emas, 3 perak, 3 perunggu
Panjat Tebing: 1 emas, 2 perak
Pentathlon: 2 emas, 2 perunggu
Kick-Boxing: 2 perunggu
Renang: 1 perunggu
Paralayang: 1 perunggu
Gantole: 1 perunggu
Billiard: 1 perak, 2 perunggu
Atletik: 3 perak, 1 perunggu
Selam Laut: 1 emas, 2 perak, 1 perunggu
Petanque: 2 perunggu
Pencak Silat: 2 emas, 1 perunggu
Balap Sepeda: 1 perunggu. Torehan
dua emas dari pencak silat pada hari terakhir menjadi kejutan menggembirakan. Atlet Bumi Reyog benar-benar tampil habis-habisan di setiap arena pertandingan.
Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan perolehan medali pada Porprov sebelumnya. Meski belum mampu menembus posisi sepuluh besar klasemen umum, namun semangat juang dan kerja keras seluruh atlet, pelatih, serta ofisial mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Ketua KONI Kabupaten Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Ini buah dari proses panjang pembinaan atlet. Kami terus konsisten memberikan dukungan maksimal kepada semua cabang olahraga, dan hasilnya mulai terlihat di Porprov tahun ini,” ujarnya.
Beberapa cabang olahraga yang berhasil menyumbang medali emas antara lain Jujitsu, panjat tebing, pentathlon, selam laut dan pencak silat. Cabang reog sebagai olahraga tradisional juga turut tampil memukau dalam pembukaan dan penutupan Porprov, membawa ciri khas budaya Ponorogo ke Dunia.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, turut menyampaikan apresiasinya kepada para atlet. “Terima kasih telah membawa nama harum Ponorogo. Semangat kalian adalah inspirasi bagi generasi muda,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Harian KONI Kabupaten Ponorogo, H. Sumani, menyebut hasil ini sebagai kebanggaan Bumi Reyog. KONI Ponorogo berkomitmen akan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan program jangka panjang menuju Porprov X, dengan target yang lebih tinggi dan pembinaan yang lebih terarah.
Lebih lanjut Sumani menambahkan, raihan medali ini adalah hasil kerja keras semua pihak. “Dari atlet, pelatih, pengurus cabor, hingga dukungan masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi semangat untuk pembinaan olahraga Ponorogo ke depan,” tegasnya.
Pun meski belum meraih posisi terbaik, kedepan optimis prestasi ini menjadi modal besar untuk event ke depan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Yang terpenting, atlet kita sudah menunjukkan semangat tempur. Nama Ponorogo berkibar di arena Porprov IX 2025, dan itu adalah kebanggaan kita semua,” pungkasnya. (Ari FS)



COMMENTS