PONOROGO (JI) - Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali menggelar Pengundian Pajak Ekstra Vaganza jilid 3 tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang taat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah. Acara berlangsung meriah di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Jumat (29/8/2025), dengan dihadiri Bupati Ponorogo beserta jajaran Forkopimda.
Sebanyak 106 hadiah diundi mulai dari sepeda motor, kulkas, sepeda gunung, televisi, hingga hadiah paling ditunggu: satu unit mobil pick up. Pun, 70 ekor kambing juga ikut disiapkan sebagai hadiah produktif.
Kepala BPPKAD Kabupaten Ponorogo, Ir. Sumarno, MM, mengatakan hadiah tersebut dipilih agar masyarakat tidak hanya merasa senang, tapi juga bisa memanfaatkannya untuk menambah penghasilan,"ujarnya.
"Hadiah kambing, motor, hingga mobil ini bukan sekadar hiburan. Ada manfaat nyata yang bisa dipetik warga. Inilah bentuk apresiasi Pemkab atas kepatuhan masyarakat membayar pajak,”terangnya.
Lebih lanjut Sumarno menjelaskan tiga tahun terakhir, penerimaan pajak Ponorogo menunjukkan tren menggembirakan. Pada 2022, pendapatan pajak daerah masih Rp87 miliar. Angka itu naik menjadi Rp212 miliar pada 2025 dan kini menjadi salah satu pilar untuk mengejar target besar: PAD Rp1 triliun.
Untuk memperkuat langkah menuju target tersebut, Pemkab Ponorogo juga menyerahkan 26 unit sepeda motor operasional bagi seluruh lurah. Kendaraan ini digunakan khusus untuk mendukung pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sambutannya menegaskan bahwa sejak 2022 pemerintah tidak pernah menaikkan tarif pajak. Menurutnya, pembangunan tidak boleh dilakukan dengan cara membebani rakyat.
Yang penting adalah keadilan. Lahan yang dulu kosong, sekarang berdiri rumah mewah. Maka pemutakhiran data pajak menjadi keharusan. Pajak itu bukan untuk menindas, tapi untuk membangun Ponorogo bersama,”ungkapnya.
Lanjut Kang Giri mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang taat membayar kewajibannya. Pajak, katanya, adalah modal penting membangun kemandirian Ponorogo,"pungkasnya. (Ari FS)




COMMENTS