[JI] NEWS >>>

Dukung Perlinsos Digital Kemensos, Desa Karangpatihan Siapkan 150 Calon Agen untuk Bantu Warga Akses Bansos

 

PONOROGO (JI) – Pemerintah Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan dukungannya terhadap program Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) yang dikembangkan Kementerian Sosial (Kemensos). Sebagai langkah konkret, pemerintah desa menyiapkan 150 calon agen Perlinsos yang nantinya akan membantu masyarakat dalam proses pendaftaran dan pengurusan akses bantuan sosial (bansos).

Untuk mendukung persiapan tersebut, sebanyak 150 calon agen Perlinsos mendapatkan fasilitasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Balai Desa Karangpatihan. Kegiatan ini dibantu langsung oleh tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ponorogo yang bersedia datang ke desa untuk mempermudah proses aktivasi. Rabu, (28/10/2026).

Aktivasi IKD menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon agen sebelum mendaftar sebagai agen Perlinsos. Karena itu, pemerintah desa berupaya memastikan seluruh calon agen yang telah disiapkan dapat memenuhi persyaratan administrasi tersebut.

Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, S.IP., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Dukcapil Kabupaten Ponorogo atas dukungan dan fasilitasi aktivasi IKD bagi para calon agen Perlinsos di Balai Desa Karangpatihan.

Menurutnya, dukungan tersebut membantu memperlancar persiapan 150 calon agen yang nantinya diharapkan dapat berperan langsung dalam mendampingi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk mengakses layanan pendaftaran bansos secara digital.

“Terima kasih kepada Dukcapil Kabupaten Ponorogo yang telah bersedia hadir dan memfasilitasi aktivasi IKD bagi 150 calon agen Perlinsos di Balai Desa Karangpatihan. Dukungan ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan calon agen agar dapat memenuhi persyaratan pendaftaran,” ujar Eko Mulyadi.

Program Perlinsos Digital merupakan upaya digitalisasi layanan perlindungan sosial untuk mendukung pembaruan data, proses registrasi, serta penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien. Melalui layanan digital, masyarakat juga diharapkan semakin mudah memperoleh informasi, melakukan pendaftaran, maupun menyampaikan sanggahan apabila merasa memenuhi kriteria penerima bantuan tetapi belum mendapatkannya.

Melalui penyiapan 150 calon agen tersebut, Desa Karangpatihan berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin mudah dijangkau. Para agen nantinya diharapkan membantu warga memahami proses pendaftaran bansos melalui sistem digital, sekaligus mendukung kelancaran akses layanan perlindungan sosial.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Karangpatihan dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital, sehingga masyarakat dapat memperoleh pendampingan yang lebih dekat dan mudah saat mengakses layanan bantuan sosial. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar