[JI] NEWS >>>

Hari Kelima Arlas feat Suro Mudho Cup 3 Makin Meriah, Teguh Wiyono Ajak Pemuda Junjung Sportivitas

 

PONOROGO (JI) – Gelaran Turnamen Bola Voli Spon Arlas feat Suro Mudho Cup 3 tahun 2026 semakin meriah memasuki hari kelima, Rabu (28/10/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan antusias dari peserta dan masyarakat yang memadati Lapangan Bola Voli Larasati, di depan Gedung Terpadu Ponorogo.

Sejak pertandingan dimulai, atmosfer kompetisi terasa semakin semarak. Para pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya, sementara para suporter memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan masing-masing. Tak hanya menyuguhkan pertandingan yang kompetitif, panitia juga menghadirkan pembagian undian door prize menarik di sela-sela pertandingan untuk menambah kemeriahan acara.

Ketua Panitia, Moh Totto, mengatakan bahwa pelaksanaan turnamen pada hari kelima berlangsung meriah. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme peserta maupun masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertandingan.

“Alhamdulillah, memasuki hari kelima, Turnamen Bola Voli Spon Arlas feat Suro Mudho Cup 3 berlangsung semakin meriah. Antusiasme peserta dan warga yang datang untuk menonton sangat tinggi. Kami juga membagikan undian door prize menarik di sela-sela pertandingan agar suasana semakin semarak,” ujar Totto.


Ketua Karang Taruna Arlas yang akrab disapa Totto itu menjelaskan, turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan, menyatukan pemuda, serta membangun karakter melalui nilai-nilai sportivitas.

Turnamen yang diikuti 26 tim putra dan putri dari tingkat RT se-Kelurahan Surodikraman tersebut menjadi wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Kehadiran para pemain bersama suporter dari masing-masing wilayah turut menjadikan Lapangan Bola Voli Larasati sebagai pusat keramaian warga.

“Melalui turnamen ini, kami ingin membangun kebersamaan antarpemuda sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus mempererat hubungan antarwarga dan menjadi agenda positif bagi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Ponorogo, Teguh Wiyono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, menurutnya, harus menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai sportivitas melalui kegiatan positif, termasuk olahraga.


Sejalan dengan tema Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Teguh mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai sarana membangun karakter, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat perjuangan.

“Melalui turnamen bola voli ini, kita tidak hanya mencari siapa yang keluar sebagai juara atau mengangkat piala. Lebih dari itu, semangat yang ingin kita kobarkan adalah persatuan, sportivitas, dan api perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928,” ungkap Teguh.

Lebih lanjut Teguh Wiyono penggemar berbagai macam olahraga ini menuturkan, lapangan olahraga menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyatukan perbedaan latar belakang dalam satu semangat, yakni kerja sama, kejujuran, dan kebersamaan. Karena itu, setiap pertandingan harus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menghormati lawan.

“Kepada Tim yang bertanding, saya berpesan agar menunjukkan kemampuan terbaik, bermain dengan penuh semangat, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah adalah hal biasa, tetapi mempererat tali persaudaraan merupakan tujuan yang luar biasa,” tegasnya.

Teguh Wiyono yang juga Ketua Dewan Pengawas Olahraga Domino Nasional DPC (Orado) Kabupaten Ponorogo itu berharap Turnamen Bola Voli Spon Arlas feat Suro Mudho Cup 3 dapat terus menjadi wadah pembinaan potensi olahraga sekaligus memperkuat peran pemuda dalam menjaga kerukunan dan membangun lingkungan yang positif.

Semarak turnamen pada hari kelima ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan masyarakat. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang persatuan, semangat juang, dan kebersamaan yang selaras dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar