Spektakuler, Bupati dan Wabup Ponorogo Buka Grebeg Suro dan Festival Reog Remaja XIX dan FRN XXVIII 2023
PONOROGO (JI) - Meriah malam pembukaan Grebeg Suro Festival Reog Remaja XIX dan Festival Reog Nasional XXVIII. Ribuan penonton tumpah ruah di Alon- Alon Ponorogo dalam rangka mengikuti event tahunan Kabupaten Ponorogo ini di ikuti peserta dari dalam dan dari luar Ponorogo. (Minggu, 9/07/2023)
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Ponorogo, Walikota/Bupati undangan, danlanud Iswahjudi Madiun, Forkopimda kabupaten Ponorogo, seluruh kepala dinas kabupaten Ponorogo, seluruh camat dan lurah se-kabupaten Ponorogo dan tamu undangan.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi dalam sambutannya mengatakan "Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa mengikuti Pembukaan grebeg suro 2023, kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan ekonomi melalui event seni budaya yang berkualitas,"ucapnya.
Grebeg suro merupakan tradisi masyarakat serta dalam rangka menyongsong tahun baru Islam dan dalam rangka melestarikan reyog Ponorogo, Festival Reog Nasional 2022 telah di tetapkan sebagai event top Ten kalender event nasional, menjadi nominasi terbaik ke dua Nasional, dan tahun 2023 ini di usulkan ke UNESCO dan akan di sidang tahun 2024,"ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa agenda Grebeg Suro tahun ini ada 29 agenda yang akan kita laksanakan. "Peserta reyog remaja ada 19 peserta, kami mohon dukungan untuk yang akan datang pesertanya lebih dari hari ini untuk tingkat SMP, FRN diikuti 29 group, 12 dari Ponorogo,dan ada 17 group reog yang berasal dari berbagai kota di Indonesia diantaranya dari Surabaya, Batam Palembang, Madiun muara Enim, Jember, DKI Jakarta, dan dari kota lainya,"terangnya.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, SE., MM dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan Grebeg suro dan Festival Reog ini semoga perekonomian tumbuh dan rakyat sejahtera, untuk masalah pertanian sudah cukup bagus,
"Namun untuk meningkatkan derajat masyarakat Ponorogo, maka kami jawab dengan waktu yang pendek waktu yang singkat kami tidak boleh lalai, saya yakin Ponorogo akan hebat, kita punya Reog, kita punya kota santri, kita punya daerah wisata maka kita poles satu- satu, di ujung barat kita buat bangunan yang berupa monumen Reog, apa saja ada di sana ada literasi edukasi di sana mudah mudahan anak anak kita bisa belajar dari monumen tersebut,"terangnya.
Lebih lanjut Bupati Kang Giri menambahkan, UMKM akan tumbuh di Ponorogo di ngebel ada telaga sebagai jujugan wisata mudah-mudahan Ponorogo menjadi kota yg baik, Anak anak kita harus menjadi anak yang beradab maka berikan contoh bagi mereka, mari kita jual Ponorogo dengan peradaban yang baik,"pungkasnya. (Ari FS)




