[JI] NEWS >>>

396 Siswa SMAN 2 Ponorogo Resmi Jadi Calon Penegak, PTA di Mojo Pitu Semarak dengan Api Unggun dan Reog Ponorogo

PONOROGO (JI) – Semangat kepramukaan membara di Bumi Perkemahan Mojo Pitu, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 396 siswa baru SMAN 2 Ponorogo mengikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti dengan penuh antusias tersebut menjadi gerbang awal bagi para peserta didik baru untuk beralih dari Pramuka Penggalang menuju Pramuka Penegak, sekaligus sebagai wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta penguatan jiwa kebersamaan.

Ketua Sangga Kerja PTA, Nahal, dalam laporannya menyampaikan bahwa perkemahan diikuti oleh 396 peserta dengan dukungan 75 panitia.

"Kegiatan PTA berlangsung mulai Selasa hingga Kamis, 28–30 Juli 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, Bapak Kepala Sekolah, serta bapak dan ibu guru yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini," ujarnya.

Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, S.Pd., M.Pd., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi proses pembentukan pribadi yang tangguh, dewasa, dan berkarakter.

"Alhamdulillah pagi ini kita berkumpul dalam upacara pembukaan PTA 2026. Kemarin kalian masih Pramuka Penggalang di SMP, sekarang memasuki jenjang Penegak di SMA. Namun, perubahan status itu harus melalui proses, salah satunya melalui Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan ini," katanya.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar mulai berpikir lebih dewasa serta menjadikan Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman dalam setiap perkataan maupun tindakan.

"Mulai hari ini kalian menjadi bagian dari Pramuka Penegak. Jadilah pribadi yang cerdas, dewasa, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengamalkan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Mursid juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perkemahan. "Kalian datang ke tempat ini dalam keadaan bersih, maka saat pulang nanti lingkungan ini juga harus tetap bersih. Jadilah pramuka yang peduli terhadap alam dan lingkungan," tegasnya.

Menurutnya, tujuan utama PTA adalah memperkenalkan kehidupan Ambalan sekaligus membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, budaya, tata tertib, serta teman-teman yang berasal dari berbagai SMP.

"Melalui kegiatan ini kalian belajar kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan kerja sama. Semua itu harus diterapkan agar menjadi Pramuka Penegak yang hebat dan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar," tambahnya.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan berbagai materi kepramukaan, mulai dari pembentukan karakter, kepemimpinan, kerja sama tim, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kegiatan jelajah alam, permainan edukatif, pentas seni, dan renungan malam.

Suasana perkemahan semakin meriah pada Rabu (29/7/2026) malam saat digelar Api Unggun Gembira yang menjadi salah satu puncak kegiatan. Cahaya api unggun yang menyala di tengah bumi perkemahan membangkitkan semangat persaudaraan seluruh peserta. Kemeriahan malam keakraban tersebut semakin lengkap dengan penampilan seni Reog Ponorogo yang memukau. Atraksi budaya khas Bumi Reog itu mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta dan panitia, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah.

Melalui Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan 2026 ini, SMAN 2 Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar