[JI] NEWS >>>

Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo Raih Penyaji Terbaik IV Festival Karawitan Pelajar di Hari Jadi ke 530 Kabupaten Ponorogo

PONOROGO (JI) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 2 Ponorogo melalui ekstrakurikuler karawitan Kridha Taruna. Kelompok karawitan kebanggaan sekolah tersebut berhasil meraih penghargaan Group Penyaji Terbaik IV kategori SMA/SMK dalam Festival Karawitan Pelajar Kabupaten Ponorogo.

Festival yang digelar 5 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo. Ajang seni budaya tersebut diikuti 48 kelompok pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP hingga SMA/SMK.

Di tengah persaingan antarkelompok yang menampilkan kemampuan terbaik, Kridha Taruna SMAN 2 Ponorogo mampu menunjukkan penampilan yang solid dan kompak. Para siswa tidak hanya memperlihatkan kemampuan dalam memainkan gamelan, tetapi juga membuktikan bahwa seni karawitan masih memiliki tempat penting di kalangan generasi muda.

Raihan Group Penyaji Terbaik IV kategori SMA/SMK menjadi buah dari proses latihan, kerja keras, kekompakan, serta semangat para siswa dalam mengembangkan seni tradisional di lingkungan sekolah.

Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, M.Pd  menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih Kridha Taruna. Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa para siswa mampu berprestasi sekaligus ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah.

“Kami sangat bangga dengan capaian Kridha Taruna. Ini bukan hanya soal mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana anak-anak mampu menunjukkan bahwa generasi muda juga memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya tradisional. Semoga prestasi ini semakin memotivasi mereka untuk terus berlatih, berkarya dan membawa nama baik SMAN 2 Ponorogo,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya, termasuk di bidang seni budaya. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler seperti karawitan memiliki nilai pendidikan yang sangat penting karena mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan kerja sama.

“Karawitan mengajarkan banyak hal kepada anak-anak. Mereka belajar bahwa sebuah pertunjukan yang baik membutuhkan kekompakan dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut tentu sangat penting untuk membentuk karakter siswa,” tambahnya.

Festival Karawitan Pelajar Kabupaten Ponorogo sendiri tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal, mencintai, sekaligus melestarikan seni budaya daerah.

Keikutsertaan 48 kelompok pelajar menunjukkan bahwa regenerasi seni karawitan di Ponorogo terus berjalan. Gamelan dan karawitan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Jawa mendapatkan energi baru melalui kreativitas generasi muda.

Bagi SMAN 2 Ponorogo, prestasi Kridha Taruna menjadi kado istimewa dalam rangkaian Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, para siswa membuktikan bahwa seni tradisi tetap mampu tampil menarik, kompetitif dan membanggakan.

Kridha Taruna bukan sekadar memainkan gamelan, tetapi ikut menjaga denyut seni tradisi Ponorogo agar tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar