[JI] NEWS >>>

Teguh Wiyono Siap Dukung Kemilau Pekan Raya Ponorogo, Dorong Inovasi dan Kebangkitan UMKM


PONOROGO (JI) – Tokoh muda Ponorogo, Teguh Wiyono, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mendukung penuh gelaran Kemilau Pekan Raya Ponorogo yang akan berlangsung pada 3–6 November 2026 di Alun-Alun Ponorogo. Event yang menghadirkan 88 stand inovasi dan UMKM serta dimeriahkan penampilan Last Child dan Ndarboy Genk ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Teguh Wiyono menilai, Kemilau Pekan Raya Ponorogo bukan sekadar ajang hiburan dan pameran, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dunia pendidikan, komunitas, serta generasi muda dalam satu kegiatan produktif.

Menurutnya, penyelenggaraan event tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Ponorogo Semakin Hebat di bawah kepemimpinan Bunda Hj. Lisdyarita,. Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan daerah dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

"Event ini sangat menarik karena tidak hanya menampilkan inovasi dan teknologi, tetapi juga menjadi media promosi bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk unggulannya, seperti mobil listrik, sepeda motor listrik, hingga berbagai produk ekonomi kreatif dan UMKM lokal," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini perlu mendapatkan dukungan bersama karena mampu membuka peluang promosi, memperluas jaringan pemasaran, serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.

Kemilau Pekan Raya Ponorogo sendiri mengusung konsep empat ekosistem dalam satu perhelatan besar. Yakni Expo & Inotech, Pameran Ekonomi Kreatif dan Bazar UMKM, Festival Band Pelajar, serta hiburan musik yang menghadirkan musisi nasional dan lokal.

Pada sektor Expo & Inotech, sebanyak 48 stand disiapkan untuk menampilkan beragam inovasi, teknologi, serta karya kreatif dari perangkat daerah, institusi pendidikan, pelaku usaha, hingga komunitas.

Sementara itu, Pameran Ekonomi Kreatif dan Bazar UMKM menyediakan 40 stand sebagai wadah promosi dan pengembangan produk lokal agar semakin dikenal serta memiliki daya saing.

Tidak hanya itu, Festival Band Pelajar juga menjadi bagian penting dalam perhelatan tersebut. Kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan kemampuan bermusik melalui kompetisi antarpelajar.

Dengan menggabungkan empat ekosistem tersebut, Kemilau Pekan Raya Ponorogo diharapkan mampu menjadi ruang interaksi, promosi, dan transaksi ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, kegiatan ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Lebih jauh, Teguh Wiyono menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kalangan pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan.

"Keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak. Persatuan, gotong royong, serta komunikasi yang baik harus terus dijaga agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Ponorogo Semakin Hebat bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan.

"Saya siap mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan di bawah kepemimpinan Bunda Hj. Lisdyarita,. demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," ungkapnya.

Menurut Teguh, pembangunan Ponorogo ke depan perlu terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan pemuda, pengembangan potensi desa, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia berharap generasi muda diberikan ruang partisipasi yang lebih luas agar mampu menghadirkan gagasan, kreativitas, dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Sebagai tokoh muda yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Teguh juga berharap Ponorogo mampu terus mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya, tradisi, serta religiusitas yang menjadi identitas daerah.

"Ponorogo adalah rumah kita bersama. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga, membangun, dan memajukannya. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap Ponorogo semakin berkembang dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," tambahnya.

Dukungan Teguh Wiyono terhadap Kemilau Pekan Raya Ponorogo menjadi bagian dari ajakan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Momentum ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan selama empat hari, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi UMKM, ekonomi kreatif, inovasi daerah, dan pembangunan Ponorogo ke depan. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar