Halal BI Halal Keluarga Besar Kades Temu Rose Ponorogo
PONOROGO (JI) - Lebaran hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, sebagai momentum Kepala Desa dan Pamong Temu Rose warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ponorogo, menggelar acara halal bihalal kadang PSHT yang dipusatkan di Joglo Kesenian Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (15/5/2022).
Hadir dalam acara tersebut Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Ketua Cabang PSHT Ponorogo, Roko Mas Moh. Komarudin, Anggota DPRD Ponorogo warga PSHT, Camat Jenangan, Kepala Desa dan Pamong Temu Rose Kabupaten Ponorogo, anggota Polsek, Koramil Sektor Jenangan, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Kades Temu Rose, Mas Toni Ahmadi mengatakan, ada empat pilar yang harus ditaati, dan di jalankan oleh warga PSHT.
Pertama, Perguruan, kedua Persaudaraan, ketiga organisasi, keempat adalah Pengabdian dimasyarakat dengan baik.
Di SH Terate tidak ada bapak dan anak yang ada adalah mas/kakak dan adik, senior dan yunior," katanya.
Mas Toni, berpesan, agar semua warga SH Terate utamanya Kades dan Pamong Temu Rose untuk tetap menjaga kedamaian, keamanan, ketertiban, dan bermasyarakat dengan sebaik-baiknya.
"Pencak silat itu adalah budaya asli jawa. Jadi perlu diuri-uri dan dikembangkan, dijaga dengan baik kelestariannya,"terangnya.
Sementara itu Ketua PSHT Cabang Ponorogo Roko Mas Moh Komarudin mengungkapkan bangga dengan para kadang Kades dan Pamong Temu Rose SH Terate Ponorogo bisa menggelar acara halal bihalal dengan baik dan tertib. Semoga, kedepan acara yang sama bisa dilakukan kembali," ujarnya.
Lebih lanjut Roko Mas Komarudin menerangkan silahturahmi hari ini sebagai wadah untuk menjaga marwah SH Terate. Untuk mewujudkan Paseduluran dengan lapang dada, tulus dan ikhlas tidak ada kepentingan lain selain kepentingan Paseduluran. SH Terate ada dimana-mana. 'Selama matahari terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia dan selama itupula PSHT akan abadi jaya selamanya'.
Hal senada disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan Memayu Hayuning Bahwono merupakan sebuah konsep dasar yang luar biasa. Konsep yang Rahmatan lil alamin. Sehingga harus kita support saudara-saudara kita yang ada disini.
"Yang hadir ini para pendekar, pendekar yaitu sudah dibekali dengan ilmu spiritual yang tinggi, mempunyai sifat taqdim, tawadhu, andap asor, pemberani, sehingga bagaimana untuk membangun Ponorogo seutuhnya yang mempunyai konsep Rahmatan lil alamin. Sehingga gotong royong bisa terwujud,"pungkasnya. (Ari FS)





