Terima Penghargaan Nasional Proklim dan Adiwiyata, Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Adakan Tasyakuran
PONOROGO (JI) - Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang diterima, khususnya dalam melakukan pembinaan kepada desa dan kelurahan di Kabupaten Ponorogo dalam keikutsertaan mengikuti lomba kampung iklim atau Proklim akhirnya terbayar lunas. Bagaimana tidak, ada lima desa di Kabupaten Ponorogo berkat binaannya berhasil mendapat penghargaan sebagai kampung iklim tingkat Nasional.
Bukan hanya itu, Dinas Lingkungan Hidup juga bisa menghantarkan empat sekolah tahun ini menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Propinsi dan tiga sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten.
Dalam acara tersebut, hadir semua desa penerima penghargaan bersama team dan juga kepala sekolah dan team Adiwiyata di sekolah masing-masing.
Bukan hanya itu, Dinas Lingkungan Hidup juga mengundang team Adiwiyata Kabupaten yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah pentingnya menjadi sekolah Adiwiyata dan apa saja manfaatnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Seni, S.Sos, MM ditemui disela acara mengatakan bersyukur pastinya bangga dan senang. Apalagi ini bertepatan dengan hari pahlawan,"ujarnya.
"Saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua atas kerja keras selama ini. Hingga akhirnya mendapat apresiasi dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI,"ungkapnya.
Kedepan, pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dinas pendidikan dan Kemenag bersama-sama mendukung dan mensukseskan program Proklim maupun Adiwiyata.
Sementara itu Eko Mulyadi, Kades Karangpatihan penerima penghargaan nasional proklim kategori utama mengaku senang dan bangga dan dirinya berjanji akan terus menjaga lingkungan agar tetap hijau dan Lestari termasuk mengajak masyarakat lebih luas melakukan penanaman pohon untuk mengurangi gas emisi dan efek dari rumah kaca,"pungkasnya. (Ari FS)



