Camat Kauman Toni Khristiawan Bangga, Penampilan Reyog Singo Sumowicitro SMPN 2 Kauman Tunjukkan Kualitas Juara
![]() |
| PONOROGO (JI) – Camat Kauman, Toni Khristiawan, mengaku bangga dan terkesan setelah menyaksikan secara langsung penampilan Reyog Singo Sumowicitro SMPN 2 Kauman pada Festival Reyog Remaja (FRR) XXII Grebeg Suro 2026 di panggung utama Alun-Alun Ponorogo. Selasa, (9/6/2026). |
Menurut Toni Khristiawan, grup reyog kebanggaan masyarakat Kauman tersebut kembali menunjukkan kualitas sebagai salah satu peserta terbaik yang selama ini dikenal sebagai langganan juara di ajang Festival Reyog Remaja.
"Penampilan Reyog Singo Sumowicitro sangat luar biasa. Mulai dari penggarapan cerita, kekompakan pemain, iringan musik, hingga penguasaan panggung terlihat matang. Mereka tampil penuh percaya diri dan mampu membawakan pertunjukan yang menarik dari awal hingga akhir," ujarnya.
Toni menilai keberhasilan menampilkan sajian berkualitas tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang panjang dan kerja keras seluruh tim, mulai dari para siswa, pelatih, guru pembina, hingga dukungan orang tua.
"Saya melihat semangat anak-anak sangat tinggi. Persiapan yang dilakukan selama berbulan-bulan benar-benar terlihat hasilnya di atas panggung. Ini menunjukkan bahwa pembinaan seni budaya di SMPN 2 Kauman berjalan dengan baik dan berkelanjutan," katanya.
Ia juga mengapresiasi komitmen SMPN 2 Kauman dalam menjaga tradisi reyog sebagai warisan budaya Ponorogo. Menurutnya, keberadaan Reyog Singo Sumowicitro bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Kauman.
"Setiap tahun masyarakat Kauman selalu menaruh harapan besar kepada Singo Sumowicitro. Mereka bukan hanya mewakili sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kecamatan Kauman. Alhamdulillah, penampilannya sangat membanggakan dan menunjukkan karakter juara yang selama ini melekat pada grup ini," ungkapnya.
Toni berharap hasil terbaik dapat diraih pada Festival Reyog Remaja XXII tahun ini. Namun lebih dari itu, ia menekankan pentingnya menjaga semangat pelestarian budaya dan regenerasi seniman reyog di kalangan generasi muda.
"Menjadi juara tentu menjadi harapan kita bersama, tetapi yang paling penting adalah bagaimana anak-anak terus mencintai dan melestarikan Reyog Ponorogo. Dari penampilan malam ini, saya optimistis masa depan reyog akan tetap terjaga karena ada generasi muda hebat seperti Singo Sumowicitro SMPN 2 Kauman," pungkasnya. (Ari FS)


