[JI] NEWS >>>

SMPN 2 Kauman Tampil Memukau di Kirab Grebeg Tutup Suro, Angkat Kiprah Bupati Somoroto III dan Budaya Minangkabau

PONOROGO (JI) – SMP Negeri 2 Kauman turut ambil bagian dalam Kirab Grebeg Tutup Suro Ponorogo, puncak rangkaian tradisi penutupan Tahun Baru Hijriah yang dipusatkan di kawasan Monumen Bantarangin, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Kamis, (16/7/2026).

Rangkaian kegiatan Grebeg Tutup Suro diawali dengan Bedol Pusaka, dilanjutkan Kirab Budaya, dan ditutup dengan tradisi Buceng Porak yang menjadi simbol rasa syukur serta kebersamaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, SMPN 2 Kauman menghadirkan mobil hias bertema Bupati Somoroto ketiga, Raden Mas Tumenggung Brotodirjo, sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh bersejarah yang memiliki peran penting dalam perkembangan wilayah Somoroto.

Tidak hanya mengangkat sejarah lokal, penampilan SMPN 2 Kauman juga dipadukan dengan nuansa budaya Minangkabau sebagai simbol kuatnya nilai-nilai Islam yang berpadu harmonis dengan tradisi dan budaya Nusantara. Perpaduan tersebut menjadi pesan bahwa keberagaman budaya dapat berjalan seiring dengan nilai religius, sekaligus memperkuat persatuan.

Dengan kostum bernuansa adat, dekorasi mobil hias yang artistik, serta penampilan para guru dan siswa yang penuh semangat, kontingen SMPN 2 Kauman berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat.

Kepala SMPN 2 Kauman, Indarto Bandono, M.Pd., mengatakan bahwa keikutsertaan sekolah dalam Kirab Grebeg Tutup Suro merupakan bagian dari pembelajaran karakter sekaligus upaya mengenalkan sejarah dan budaya kepada peserta didik.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa bangga terhadap sejarah daerah, memperkuat karakter peserta didik, serta mengajarkan pentingnya menghargai keberagaman budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Semoga anak-anak tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga menjadi generasi yang mencintai budaya dan memiliki akhlak yang baik," ujar Indarto.

Ia berharap keterlibatan siswa dalam kegiatan budaya seperti Grebeg Tutup Suro dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme, mempererat kebersamaan, serta mendorong generasi muda untuk terus melestarikan tradisi dan kearifan lokal sebagai identitas bangsa.

Sementara itu Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif SMPN 2 Kauman dalam memeriahkan Kirab Grebeg Tutup Suro. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan dalam agenda budaya merupakan langkah nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan kearifan lokal sejak dini.

"Saya mengapresiasi SMPN 2 Kauman yang telah menampilkan kreativitas luar biasa melalui tema Bupati Somoroto III, Raden Mas Tumenggung Brotodirjo, yang dipadukan dengan budaya Minangkabau. Penampilan ini tidak hanya memperkaya kemeriahan kirab, tetapi juga menjadi media edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, melestarikan budaya, serta memperkuat nilai-nilai religius dan kebangsaan," ujar Bunda Lisdyarita.

Ia berharap semangat yang ditunjukkan para siswa dan seluruh keluarga besar SMPN 2 Kauman dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya Ponorogo sebagai warisan yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus,"pungkasnya. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar