[JI] NEWS >>>

E-Voting Digital Warnai Pemilos MTsN 2 Ponorogo, Kearifan Lokal Berpadu Teknologi

PONOROGO (JI) – Suasana berbeda mewarnai gelaran Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026/2027 di MTsN 2 Ponorogo. Bukan sekadar pesta demokrasi di lingkungan madrasah, pemilos kali ini dikemas dengan memadukan kearifan lokal Nusantara dan teknologi digital.

Bertempat di MTsN 2 Ponorogo, Jalan Ki Ageng Mirah No. 79, Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kamis (17/9/2026), seluruh rangkaian pemilihan berlangsung meriah sekaligus tertib. Madrasah yang mengusung semangat “Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia” tersebut menerapkan sistem e-voting berbasis digital yang transparan, efisien, sekaligus lebih ramah lingkungan.

Menariknya, tiga pasangan calon (paslon) yang bertarung tampil percaya diri dengan mengenakan busana adat Nusantara. Sentuhan budaya tersebut menjadi simbol bahwa kemajuan teknologi tidak harus menghilangkan identitas dan kearifan lokal.

Tiga paslon yang berkontestasi yakni Paslon 1 Grace Valentcia Zaneta Ilwina dan Muhammad Azzam Mujahidin, Paslon 2 Rafif Adiarto dan Citra Herawati Maghfiroh, serta Paslon 3 Yuha Fairlynisai Zaida dan Mahesa Radhi Alfabro.

Proses pemungutan suara pun berlangsung dengan mekanisme digital yang terstruktur. Pemilih terlebih dahulu melakukan registrasi di area utara untuk memperoleh token akses. Setelah memasuki ruang tunggu, siswa kemudian diarahkan menuju bilik suara digital untuk memberikan suara melalui perangkat komputer.

Usai memilih, sebagai penanda telah menggunakan hak suara, pemilih membubuhkan tinta pada jari. Sistem tersebut membuat proses pemungutan hingga rekapitulasi suara berjalan lebih cepat dan mudah dipantau.

Yang menarik, hasil perolehan suara dapat direkapitulasi secara real time dan langsung ditampilkan melalui layar proyektor dalam bentuk grafik lingkaran. Transparansi proses tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Pemilos MTsN 2 Ponorogo tahun ini.

Kepala MTsN 2 Ponorogo, Wilson Arifudin Ashari, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan pemilos yang dinilainya bukan hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan OSIM, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran demokrasi bagi siswa.

Menurutnya, kepengurusan OSIM yang kredibel menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat madrasah.

“Ini adalah periodisasi perjuangan organisasi besar di MTsN 2 Ponorogo untuk membangun konstruksi menuju madrasah yang kuat dan ditopang OSIM kredibel,” ungkap Wilson.

Ia menegaskan, penerapan e-voting dalam pemilos tersebut merupakan bentuk nyata pendidikan politik dan demokrasi bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar teori tentang demokrasi, tetapi secara langsung menjalani proses pemilihan yang transparan dan bertanggung jawab.

“Ini adalah sebagai latihan pendidikan politik. Maka ini riil. Miniatur pemilihan OSIM dengan kredibilitas yang tinggi. Karena harapannya kemudian pemilu secara umum itu harus seperti ini,” tegasnya.

Wilson juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina serta pengurus OSIM demisioner periode 2025/2026 yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Ia mengajak seluruh siswa menggunakan hak pilih dengan penuh kesadaran dan berdasarkan hati nurani. Menurutnya, proses demokrasi di madrasah harus menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter siswa untuk mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

“Lakukan dengan baik sesuai dengan hati nurani. Maka insyaallah anak-anakku semua, ikhtiar kita bersama, jariyah kita bersama, pada saatnya nanti akan membawa kemaslahatan untuk kita semua, keberkahan untuk MTsN 2 Ponorogo. SMART: Sinergi, Mendidik, Akademik, Religius dan Terdepan,” pungkasnya.

Pemilos MTsN 2 Ponorogo akhirnya tidak sekadar menjadi ajang memilih ketua dan wakil ketua OSIM. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal demokrasi, transparansi, kepemimpinan, sekaligus menunjukkan bahwa teknologi dan budaya dapat berjalan beriringan dalam membangun madrasah yang maju dan berkarakter. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar