[JI] NEWS >>>

SMPN 1 Ponorogo Gelar Pemilos, Tiga Kandidat Adu Visi di Panggung Demokrasi Pelajar

PONOROGO (JI) – Suasana demokrasi terasa kental di SMPN 1 Ponorogo. Para siswa tidak sekadar belajar teori tentang demokrasi di ruang kelas, tetapi langsung mempraktikkannya melalui Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Masa Bakti 2026/2027, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pembelajaran demokrasi secara langsung dan kontekstual bagi seluruh peserta didik. Proses pemilihan dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 1 Ponorogo, Kuat, S.Pd, di hadapan dewan guru, staf, dan seluruh siswa.

Dalam sambutannya, Kuat menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar materi yang dipelajari melalui buku maupun teori, tetapi harus dipahami melalui pengalaman nyata.

«“Anak-anakku semuanya, pada hari ini kita bersama-sama berkumpul di sini untuk melaksanakan kegiatan pemilihan ketua OSIS, belajar berdemokrasi. Tidak hanya sebatas membaca materi dan membaca teori, tetapi hari ini kita akan langsung belajar secara kontekstual apa itu sebuah demokrasi,” ujarnya.»

Tiga kandidat pun tampil percaya diri memperebutkan posisi Ketua OSIS SMPN 1 Ponorogo. Mereka adalah Jelita nomor urut 1, Sakti nomor urut 2, dan Hira nomor urut 3.

Menariknya, ketiga kandidat tampil mengenakan pakaian adat Nusantara. Penampilan tersebut bukan sekadar memperkuat suasana pemilihan, tetapi sekaligus menjadi simbol semangat kebhinekaan di lingkungan sekolah.

Sebelum memasuki tahapan pemungutan suara, para kandidat telah melewati sejumlah proses, mulai dari seleksi hingga tes dan penyampaian orasi program. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian penting dalam melatih keberanian, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta tanggung jawab para siswa.

Kuat mengapresiasi seluruh kandidat yang telah berani tampil dan menawarkan gagasan terbaik bagi kemajuan sekolah. Menurutnya, keberanian untuk maju dalam kontestasi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan.

“Sebetulnya kalian sudah menjadi pemenang sejati, menjadi pemimpin sejati karena sudah berani untuk maju menghadirkan visi dan misi dalam membawa sebuah perubahan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa suara siswa memiliki peran penting dalam menentukan arah program OSIS ke depan. Melalui Pemilos, siswa diajak memahami bahwa kepemimpinan lahir dari proses pemilihan yang melibatkan suara bersama.

“Kita tahu bahwasanya demokrasi itu ada di suara rakyat. Itulah demokrasi, anak-anak. Jadi dari anak-anak, oleh anak-anak dan untuk anak-anak. Apa yang disebut kebijakan-kebijakan program yang akan dibawa oleh ketua OSIS nantinya,” jelas Kuat.

Kepada seluruh siswa yang memiliki hak pilih, Kuat berpesan agar menggunakan hak suaranya secara bijak. Para pemilih diminta mencermati visi, misi, serta program yang ditawarkan masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan.

“Pastikan pemimpin yang akan anak-anak pilih nanti adalah pemimpin yang memiliki visi-misi dan arah program yang luar biasa, yang jelas untuk membawa sebuah perubahan lebih baik bagi sekolah kita,” terangnya.

Pemungutan suara kemudian berlangsung tertib dengan menggunakan bilik dan kotak suara. Seluruh proses menerapkan prinsip Luber dan Jurdil, sehingga para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai tata cara pemilihan yang demokratis.

Bagi SMPN 1 Ponorogo, Pemilos bukan sekadar agenda tahunan untuk memilih Ketua OSIS. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran karakter untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kejujuran, keberanian menyampaikan gagasan, menghargai pilihan orang lain, serta menerima hasil sebuah proses demokrasi.

“Tetap semangat untuk belajar berdemokrasi, ambil pelajaran, kemudian nanti kita jadikan proses pembelajaran itu bermakna buat kehidupan,” pungkas Kuat.

Pemilos SMPN 1 Ponorogo pun menjadi gambaran bahwa pendidikan demokrasi dapat dimulai dari lingkungan sekolah, melalui proses sederhana namun sarat makna: berani mencalonkan diri, menyampaikan gagasan, menggunakan hak suara, dan menghormati pilihan bersama. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar