PGRI Kabupaten Ponorogo Gelar KonKab 2025, Ketua PGRI Terpilih Ruskamto: Perkuat Soliditas dan Komitmen Profesi untuk Pendidikan Indonesia Maju
PONOROGO (JI) - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo menggelar Konferensi Kabupaten Tahun 2025 dengan tema “Menguatkan Soliditas dan Solidaritas, Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi dan Perannya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Maju”. Acara ini berlangsung meriah dan penuh semangat di Gedung PGRI Kabupaten Ponorogo, pada Rabu (25/6/2025).
Konferensi ini dihadiri oleh ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, pengurus PGRI cabang di kecamatan, serta proses pemilihan melibatkan 69 peserta yang memiliki hak suara, mewakili 21 cabang PGRI kecamatan dan 2 cabang khusus (Kemenag dan SMA/SMK/PKPLK). Setiap cabang diwakili oleh tiga orang peserta. sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan dan perwakilan pemerintah daerah ikut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo terpilih periode 2025-2030, Ruskamto, S.Pd, M.Pd,. menekankan pentingnya memperkuat peran guru sebagai pilar utama dalam membangun peradaban bangsa.
"Alhamdulillah LPJ telah diterima seluruh peserta. Program kerja yang telah disempurnakan bersama juga telah disahkan. "Siapapun yang terpilih, soliditas tetap yang utama jaga persatuan,” ujarnya.
Sementara itu Pengurus PGRI Jawa Timur, Hariyadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi pengurus PGRI Kabupaten Ponorogo sebelumnya, termasuk dari yang menyoroti keberhasilan PGRI Ponorogo menghadapi masa pandemi covid19. Serta pembangunan gedung PGRI yang megah dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan organisasi dan pelayanan masyarakat.
“PGRI bukan hanya sekadar organisasi, tetapi merupakan wadah perjuangan dan pengabdian para guru untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Ponorogo,”ungkapnya.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban organisasi, Konkab dilaksanakan sesuai AD/ART PGRI. Tiga agenda utama menjadi fokus kegiatan, yaitu pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) periode sebelumnya, penetapan program kerja lima tahun ke depan, serta pemilihan pengurus baru masa bakti 2025-2030 serta menyusun program kerja strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas guru, penguatan advokasi profesi, dan pengembangan kurikulum kontekstual berbasis karakter.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang dalam hal ini diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM., hadir dan membuka acara secara resmi, mengapresiasi kontribusi besar PGRI dalam mendampingi dan mengawal pembangunan pendidikan daerah. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi seperti PGRI menjadi kunci keberhasilan transformasi pendidikan.
“Kami mendukung penuh PGRI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Mari kita wujudkan Ponorogo Hebat sebagai kabupaten yang unggul dalam bidang pendidikan,” ucapnya.
Sedangkan Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo sebelumnya, Drs. H. Prayitno, M.Pd, berpesan agar ketua terpilih mampu membangun sinergitas, memotivasi anggota memperdayakan guru, memperjuangankan harkat dan martabat guru serta senantiasa berintegritas dan dapat dipercaya.
Dengan terpilihnya Ruskamto sebagai Ketua baru PGRI Kabupaten Ponorogo periode 2025-2030 dalam Konferensi PGRI Kabupaten Ponorogo 2025 ini, diharapkan organisasi guru semakin solid, adaptif, dan siap melanjutkan perjuangan dalam mensejahterakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Ponorogo Hebat, serta relevan dalam menjawab tantangan zaman dan menjadi motor penggerak perubahan pendidikan menuju Indonesia Maju. (Ari FS)



