SMADA Futsal Championship (SFC) ke-19 Tahun 2026, Bupati Ponorogo: Terus Menjadi Motor Penggerak Pendidik dan Prestasi Menuju Indonesia Emas 2045
PONOROGO (JI) - SMAN 2 Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan minat dan bakat pelajar di bidang olahraga dengan menggelar SMADA Futsal Championship (SFC) ke-19 Tahun 2026.
Turnamen futsal bergengsi ini resmi dibuka dan diikuti oleh puluhan tim pelajar tingkat SMP/SMA se-karisedenan Madiun dan sekitarnya. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan SMAN 2 Ponorogo ini diselenggarakan di Gelanggang Olahraga GOR Singodimedjo Kabupaten Ponorogo, dengan tujuan mempererat silaturahmi antarpelajar sekaligus menjadi ajang penjaringan bibit atlet futsal muda berprestasi.
Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa SFC ke-19 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, namun juga sarana pembentukan karakter generasi muda, seperti sportivitas, kerja sama tim, dan semangat juang. Ia berharap melalui kegiatan ini, para peserta mampu menyalurkan bakat secara positif serta menjunjung tinggi nilai fair play selama pertandingan berlangsung.
“SMADA Futsal Championship telah menjadi wadah positif bagi pelajar untuk berkompetisi secara sehat. Kami berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet futsal berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah,” ujarnya.
Ketua Panitia SFC ke-19 Tahun 2026, Krisma Aulia Prayandana menjelaskan bahwa turnamen berlangsung selama beberapa hari dengan diikuti total peserta 62 tim. Sistem pertandingan yang telah disesuaikan standar kompetisi futsal. Selain memperebutkan piala bergilir, para pemenang juga akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Drs. Nurhadi Hanuri, M.M mewakili Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan "Saya bangga dengan slogan SMADA 2.1 yang artinya nama sekolah boleh nomor dua tapi prestasi harus tetap nomor satu. Pun menyampaikan amanah pesan Plt Bupati Ponorogo agar Smada terus menjadi motor penggerak pendidikan dan prestasi non-akademik menuju Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut Nurhadi menambahkan selain sebagai ajang pembuktian skil pemerintah daerah berharap melalui SFC, muncul bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional," ujarnya.
Antusiasme peserta dan suporter terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. SFC tahun 2026 ini juga ada 11 peserta photography contest. Dukungan penuh dari civitas akademika SMAN 2 Ponorogo turut menyukseskan jalannya turnamen yang telah memasuki tahun ke-19 ini.
Dengan terselenggaranya SMADA Futsal Championship (SFC) ke-19 Tahun 2026, SMAN 2 Ponorogo berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter melalui kegiatan olahraga. (Ari FS)



