[JI] NEWS >>>

SMKN 1 Ponorogo Konsisten Lestarikan Budaya, Tampilkan Mobil Hias Dewa Shima di Kirab Pusaka Lintas Sejarah Grebeg Suro 2026

PONOROGO – Komitmen SMKN 1 Ponorogo dalam melestarikan budaya dan sejarah daerah kembali ditunjukkan dengan keikutsertaannya dalam Kirab Pusaka Lintas Sejarah Budaya Grebeg Suro 2026. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sekolah kejuruan unggulan di Ponorogo tersebut kembali ambil bagian dalam salah satu rangkaian acara budaya terbesar di Bumi Reyog itu dengan menampilkan mobil hias bertema Dewa Shima, tokoh perempuan legendaris yang dikenal sebagai simbol kepemimpinan, kejujuran, dan ketegasan dalam menegakkan hukum. Kirab Pusaka Lintas Sejarah sendiri menjadi bagian penting dari rangkaian Grebeg Suro 2026 yang melibatkan puluhan sekolah dan berbagai elemen masyarakat Ponorogo. 

Mobil hias yang diusung SMKN 1 Ponorogo tampil megah dan artistik. Sosok Dewa Shima diperankan oleh siswi pilihan yang mengenakan busana kerajaan lengkap dengan mahkota dan ornamen khas era Kerajaan Kalingga. Kehadiran pasukan pengiring, dekorasi bernuansa kerajaan, serta sentuhan teknologi tata cahaya hasil kreativitas siswa-siswi SMKN 1 Ponorogo membuat penampilan mereka menjadi salah satu yang menarik perhatian masyarakat sepanjang rute kirab.

Ribuan warga yang memadati jalur kirab tampak antusias menyaksikan arak-arakan mobil hias tersebut. Banyak penonton mengabadikan momen saat mobil hias Dewa Shima melintas, karena dinilai tidak hanya indah secara visual tetapi juga sarat nilai edukasi sejarah.

Kepala SMKN 1 Ponorogo Joko Wilis, M.Pd,. mengatakan bahwa partisipasi sekolah dalam Kirab Pusaka Lintas Sejarah bukan sekadar mengikuti agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.

“SMKN 1 Ponorogo dari tahun ke tahun selalu berpartisipasi dalam Kirab Pusaka Lintas Sejarah Budaya Grebeg Suro. Tahun ini kami mengangkat tokoh Dewa Shima sebagai simbol kejujuran, keberanian, dan kepemimpinan yang patut diteladani generasi muda. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengenal sejarah sekaligus ikut melestarikan budaya bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kirab menjadi sarana pembelajaran nyata untuk mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMKN 1 Ponorogo, Djoko Susilo, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Kirab Pusaka Lintas Sejarah Grebeg Suro 2026 ini berlangsung lebih meriah di tahun tahun sebelumnya ratusan sekolah dan ribuan peserta dari berbagai unsur OPD ikut berpartisipasi dalam kirab budaya lintas sejarah tahun ini. 

Partisipasi SMKN 1 Ponorogo yang konsisten setiap tahun menjadi bukti bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya lokal. Melalui tema Dewa Shima yang diangkat tahun ini, SMKN 1 Ponorogo tidak hanya menghadirkan tontonan menarik, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan kepemimpinan bagi generasi penerus bangsa.

Kirab Pusaka Lintas Sejarah Budaya Grebeg Suro 2026 pun kembali menjadi ruang edukasi sekaligus hiburan budaya yang mempertemukan sejarah, kreativitas, dan semangat pelestarian warisan leluhur Ponorogo untuk terus dikenalkan kepada masyarakat luas. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar