[JI] NEWS >>>

Dorong Talenta Esports dan Industri Kreatif, Novita Hardini Beri Panggung Anak Muda Ponorogo

PONOROGO (JI) – Semangat generasi muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di WOW KWB Ponorogo, Minggu (19/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dikemas meriah dengan menghadirkan turnamen esports, nonton bareng (nobar) final Piala Dunia antara Spanyol melawan Argentina, pertunjukan stand up comedy, hingga pembagian berbagai doorprize.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi Mobile Legends merupakan bentuk dukungan terhadap besarnya komunitas esports di Ponorogo yang selama ini mampu menyalurkan minat dan bakatnya ke arah yang positif.

"Saya mendengar komunitas Mobile Legends di Ponorogo sangat besar dan mereka memanfaatkannya secara positif. Kebetulan saya berada di Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, sehingga saya ingin mendorong Kabupaten Ponorogo memiliki wadah yang lebih besar bagi anak-anak muda untuk berkembang," ujar Novita.

Ia menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi baru. Menurutnya, dunia esports tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu membuka peluang karier dan menciptakan nilai ekonomi yang tinggi jika dikelola secara serius.

Karena itu, Novita berharap para juara turnamen Mobile Legends tidak berhenti pada prestasi tingkat lokal, melainkan mampu berkembang hingga level regional maupun nasional.

"Saya berharap para pemenang hari ini tidak hanya menjadi juara di Ponorogo, tetapi kelak mampu mewakili daerah di tingkat regional hingga nasional. Kabupaten Ponorogo harus mampu melahirkan talenta-talenta terbaik di bidang esports," katanya.

Istri Bupati Trenggalek tersebut juga mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan esports dengan menggelar kompetisi secara berjenjang sebagai wadah pembinaan atlet muda.

"Tadi kami juga berdiskusi bahwa ini bisa menjadi ide bagi Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mengadakan kompetisi Mobile Legends tingkat kabupaten. Ini akan menjadi ruang yang baik bagi anak-anak muda untuk terus berkembang," tambahnya.

Selain esports, kegiatan tersebut juga menghadirkan penampilan stand up comedy sebagai ruang berekspresi bagi generasi muda. Menurut Novita, seni komedi tunggal dapat melatih kemampuan literasi, kreativitas, hingga keberanian dalam menyampaikan gagasan kepada publik.

"Stand up comedy membutuhkan kemampuan yang tidak mudah. Kegiatan seperti ini mampu meningkatkan literasi dengan cara yang kreatif dan menurut saya juga layak mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah," jelasnya.

Di tengah tantangan ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan formal, Novita menilai sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu peluang yang menjanjikan bagi generasi muda. Berbagai profesi di bidang kreatif kini semakin terbuka dan dapat dijalankan dari mana saja dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Membuka lapangan pekerjaan formal saat ini tidak mudah sehingga ancaman pengangguran semakin meluas. Karena itu, peluang di sektor ekonomi kreatif harus benar-benar dimanfaatkan oleh anak-anak muda," terangnya.

Menurutnya, esports seperti Mobile Legends maupun stand up comedy merupakan contoh aktivitas kreatif yang tidak hanya menjadi sarana pengembangan diri, tetapi juga mampu membuka peluang memperoleh penghasilan.

"Mobile Legends maupun stand up comedy bisa menjadi afirmasi positif sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh penghasilan, bahkan dari rumahnya masing-masing," pungkasnya. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar