[JI] NEWS >>>

Milad ke-63, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Luncurkan "Kelas Boss", Siapkan Lulusan Jadi Pengusaha Muda

PONOROGO (JI) – Terobosan inovatif kembali lahir dari dunia Pendidikan di Kabupaten Ponorogo. Bertepatan dengan peringatan Milad ke-63, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo resmi meluncurkan program Entrepreneur Class atau "Kelas Boss", hasil kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Ponorogo.

Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan kewirausahaan bagi siswa agar setelah lulus tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Melalui "Kelas Boss", SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo ingin melahirkan generasi pengusaha muda yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di dunia usaha.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, Sugeng Riadi, M.Pd., mengatakan kerja sama dengan Kadin Ponorogo merupakan langkah strategis untuk memperkuat sekaligus memperluas layanan pendidikan berbasis kewirausahaan yang selama ini telah dikembangkan sekolah.

Sebelumnya, sekolah telah menjalin kolaborasi dengan jaringan ritel modern Surya Mart. Kini, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo menggandeng Kadin sebagai organisasi yang menaungi para pelaku usaha agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia bisnis.

"Kami memperluas jaringan sekaligus meningkatkan layanan kelas kewirausahaan melalui kerja sama dengan Kadin Ponorogo. Harapannya, ketika lulus nanti anak-anak SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo sudah memiliki usaha sendiri dan benar-benar menjadi 'Bos Muda'," ujar Sugeng Riadi yang disambut antusias para siswa.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ketua Kadin Kabupaten Ponorogo, Ramsa Rolanda, merupakan alumni SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo yang telah sukses sebagai pengusaha. Kehadirannya dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah pengusaha muda Ponorogo, di antaranya Gaguk dan Toni, diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi para siswa.

Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Ponorogo, Ramsa Rolanda, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, Kadin siap memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar para siswa memiliki bekal yang kuat untuk terjun ke dunia usaha.

"Melalui Entrepreneur Class ini, siswa akan dibekali pemahaman mengenai peta bisnis, strategi menawarkan produk maupun jasa, membangun jejaring usaha, hingga membentuk mental pantang menyerah yang menjadi karakter utama seorang wirausahawan," jelas Ramsa.

Ia menambahkan, tujuan utama program ini adalah membangun kepercayaan diri para siswa agar mampu menawarkan kemampuan dan ide bisnisnya sejak dini. Menurutnya, menjadi pengusaha bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin anak-anak mendapatkan bekal nyata untuk memasuki dunia usaha. Mereka harus memahami perjuangan membangun bisnis dari nol. Bagi kami di Kadin, pengusaha adalah pahlawan dunia nyata karena mampu membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian,"jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, ditemui di Kantor Dinas Pringgitan memohon maaf belum bisa datang karena ada tugas dinas yang tidak bisa ditinggalkan, beliau menugaskan Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Ponorogo, Bambang Suhendro.

Plt. Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo bersama Kadin. Menurutnya, pendidikan saat ini harus mampu melahirkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

"Saya mengapresiasi lahirnya 'Kelas Boss' ini. Program seperti ini sangat selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Saya berharap semakin banyak anak-anak Ponorogo yang berani menjadi entrepreneur, sehingga ke depan akan lahir pengusaha-pengusaha sukses yang membawa nama baik Ponorogo dan ikut memperkuat perekonomian daerah," tutur Bunda Lisdyarita.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh, karena pengalaman belajar langsung dari para pelaku usaha merupakan bekal yang sangat berharga untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia bisnis di masa depan.

"Jangan takut memulai usaha sejak muda. Terus belajar, berinovasi, dan manfaatkan kesempatan yang diberikan sekolah serta Kadin. Saya yakin dari SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo akan lahir banyak bos-bos muda yang sukses dan mampu menginspirasi generasi berikutnya," pungkasnya. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar