Peringati Harlah Ke 32 IPHI Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
![]() |
| Ipong Muchlissoni, Ketua Umum IPHI Ponorogo memberikan sambutan di Harlah IPHI ke 32 |
PONOROGO (JI) - Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ponorogo, menggelar bakti sosial dengan menyantuni ratusan anak yatim-piatu dan Dhuafa. Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-32 IPHI ini, digelar di serambi Masjid Jami' Kauman Kota Lama Ponorogo, Selasa (22/03/2022).
Sebanyak, 100 anak yatim piatu dan duafa, mendapat bingkisan sembako dari organisasi keagamaan ini.
Ketua Umum IPHI Ponorogo Ipong Muchlissoni, mengatakan kegiatan bhakti sosial ini, selain wujud syukur atas Harlah ke 32, juga memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Pun kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, bahkan jumlahnya mencapai 32 ribu penerima bantuan.
![]() |
| Ipong Muchlissoni berikan santunan anak-anak yatim piatu dan dhuafa |
"Ini dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia. Jumlahnya 32 ribu penerima, angka ini dipilih sesuai Harlah IPHI tahun ini. Sebenarnya lebih dari itu penerimanya, kalau Ponorogo kebagian 100 penerima,"ujarnya.
Lebih lanjut Ipong Muchlissoni menambahkan, sebagai organisasi yang juga membantu pemerintah dalam bidang ke agamaan, khususnya mensukseskan gerakan haji ke tanah suci, IPHI memiliki tugas penting untuk menyiapkan masyarakat Indonesia menjadi haji, dan bagi yang sudah haji menjadi haji mambrur selamanya.
![]() |
| IPHI Ponorogo bersama anak-anak yatim piatu dan dhuafa |
"Intinya, bagaimana memperlancar kegiatan jamaah haji, yang mana kita tahu Indonesia ini adalah negara dengan umat muslim terbesar di dunia, dan jamaah haji terbesar di dunia. Setiap tahun kita tidak kurang dari 215 ribu orang Indonesia yang berangkat haji, angka itu kalau di sesuaikan dengan antrian saat ini dimana mencapai 32 tahun bisa menjadi 500 ribu orang lebih yang akan pergi haji. Jadi kedepan tugas IPHI Ponorogo membantu pemerintah memperlancar haji, dan juga menyiapkan masyarakat Indonesia untuk menjadi haji, sesuai rukun islam yang ke lima," pungkasnya. (AFS)


