[JI] NEWS >>>

Peduli Lingkungan, DLH Ponorogo dan Ponpes Darul Huda Tanam 150 Lubang Biopori

PONOROGO (JI) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggandeng Pondok Pesantren dalam program pelestarian lingkungan. DLH bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Huda Mayak untuk melakukan penanaman 150 lubang biopori di area lingkungan pesantren. Selasa (20/5/2025).

Kegiatan ini melibatkan para santri, pengurus pesantren, serta tim dari DLH Ponorogo dalam semangat gotong royong yang tinggi. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal menuju verifikasi Adiwiyata dan Eco Pesantren tingkat Jawa Timur yang diikuti pondok tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di aula pondok ini menggandeng Maesa Group melalui program CSR-nya, Yayasan Menabung Air. Sebanyak 150 buah biopori ditanam di lingkungan pondok sebagai solusi alami untuk mengurangi genangan dan meningkatkan cadangan air tanah.

Plt Kepala DLH Ponorogo, Marjono, yang dalam hal ini disampaikan Kabid Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan DLH Ponorogo, Arief Kurniawan, menjelaskan bahwa pembuatan lubang biopori ini bertujuan untuk meningkatkan daya serap air tanah, mencegah banjir, dan mengurangi sampah organik.

"Pesantren merupakan mitra strategis dalam menjaga lingkungan karena memiliki komunitas yang besar dan solid. Harapannya, para santri juga menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan," ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif "Pesantren Peduli Lingkungan" yang digagas DLH Ponorogo untuk mengedukasi kalangan pesantren tentang pentingnya pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kepala MTs Darul Huda Mayak, Kyai Ustadz Samsi Hasan, menyambut baik program ini dan berharap kerja sama semacam ini terus berlanjut. “Santri tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Ini menjadi praktik langsung yang sangat bermanfaat,” tuturnya.

Selain pembuatan lubang biopori, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan singkat mengenai manfaat biopori, cara pengolahan sampah organik, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

DLH Ponorogo berencana melanjutkan program ini ke sejumlah pesantren lain di wilayah Kabupaten Ponorogo guna memperluas dampak positif gerakan peduli lingkungan ini. (Ari FS)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar