16 Program Unggulan Antar Karangpatihan Raih Best Village Governance 2026
PONOROGO (JI) – Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Berkat berbagai inovasi tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat, Desa Karangpatihan berhasil meraih penghargaan Best Village Governance dalam ajang Jawa Pos Radar Madiun Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa tata kelola desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, lingkungan, budaya hingga keamanan masyarakat.
Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat serta dukungan berbagai pihak.
“Berkat dukungan semua pihak, 16 program ini sudah berjalan. Tetapi kami sadar masih banyak kekurangan yang harus kami benahi dan tingkatkan ke depan,” kata Eko Mulyadi.
Menurutnya, berbagai program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong Desa Karangpatihan menjadi desa yang semakin mandiri, berdaya dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.
Adapun 16 program unggulan Desa Karangpatihan yang menjadi bagian dari inovasi tersebut meliputi:
1. Karangpatihan Smart
Program beasiswa pendidikan bagi generasi berprestasi sebagai bentuk perhatian desa terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
2. Satuan Rawat Inap Rakyat Desa
Program dukungan kesehatan bagi warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian desa terhadap kesehatan masyarakat.
3. Ngromat Tonggo
Program yang menguatkan kepedulian, kebersamaan dan solidaritas antarwarga sehingga semangat gotong royong tetap terjaga.
4. Pemberdayaan Ekonomi Warga
Berbagai upaya pemberdayaan dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
5. Penyediaan Air Bersih
Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan akses air bersih bagi warga.
6. Bedah Rumah Warga
Membantu masyarakat yang membutuhkan agar memiliki hunian yang lebih layak dan sehat.
7. Penyediaan Sarana Sanitasi Warga
Peningkatan fasilitas sanitasi sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan layak.
8. Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa untuk mendukung aktivitas serta perekonomian masyarakat.
9. Kampung Pro Iklim
Program kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat.
10. Ketahanan Pangan Desa
Mendorong kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat sektor pertanian desa.
11. Pemberdayaan Karang Taruna
Melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan pembangunan, sosial dan pemberdayaan masyarakat.
12. Pelestarian Kesenian dan Kebudayaan
Menjaga dan mengembangkan seni serta budaya lokal agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
13. Wisata Edukasi Batik Ciprat
Mengembangkan Batik Ciprat sebagai potensi ekonomi kreatif sekaligus wisata edukasi yang memiliki nilai sosial dan budaya.
14. Forum Ulama Desa
Membangun sinergi dengan para ulama untuk memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
15. Pokdarkamtibmas
Mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan desa.
16. Karangpatihan Peduli
Lebih lanjut Eko Mulyadi Kepala Desa yang meraih berbagai penghargaan dan prestasi Nasional ini menegaskan, penghargaan Best Village Governance 2026 bukanlah tujuan akhir. Justru penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Karangpatihan untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat lebih baik. Masih banyak yang harus kami lakukan, karena pembangunan desa harus terus berjalan dan manfaatnya harus bisa dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Ari FS)


